BORNEONEWS, Pulang Pisau - Dinas Pendidikan (Daisdik) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau menjalin kerja sama untuk mewujudkan sekolah aman bencana.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Aminah dan Kepala BPBD Salahudin disaksikan Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo, pada saat kegiatan Workshop Sekolah Aman Bencana yang dilaksanakan di SMPN 2 Jabiren, Desa Tumbang Nusa Kecamatan Jabiren Raya, Senin (28/8/2017).
Bupati Pulang Pisau mengharapkan kepada Dinas Pendidikan agar dalam nota kesepahaman tersebut sekolah aman bencana ini dapat menjadi kurikulum tambahan di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Pulang Pisau. "Hal ini juga diarahkan dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Pulang Pisau yang tangguh dalam menghadapi bencana," katanya.
Bupati juga menyampaikan pesannya kepada para guru, komite dan siswa di sekolah SMPN 2 Jabiren untuk serius dan gali semua ilmu pengetahuan saat mengikuti kegiatan sekolah aman bencana tersebut.
"SMPN 2 Jabiren menjadi sekolah yang pertama di Kabupaten Pulang Pisau sebagai lokasi pelaksanaan sekolah aman bencana, dan harapan kita konsep sekolah siaga bencana tidak hanya terpaku pada unsur kesiapsiagaan saja, melainkan juga meliputi upaya-upaya mengembangkan pengetahuan secara inovatif untuk mencapai pembudayaan keselamatan, keamanan, dan ketahanan bagi seluruh warga sekolah terhadap bencana," terangnya.(JAMES DONNY/B-8)
Disdik dan BPBDKerjasama Wujudkan Sekolah Aman Bencana
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DPRD Minta Pemkab Barito Selatan Tanggap Bencana
BPBD Sukamara Dituntut Maksimalkan Upaya Peanggulangan Bencana
Ini Permintaan Gubernur Untuk Siaga Penanggulangan Bencana di Kalteng
Petugas BPBD Gunung Mas Tetap Siaga Antisipasi Bencana Banjir
Libatkan Semua Komponen Hadapi Wilayah Rawan Bencana
BPBD Kapuas Siaga Bencana Melalui Pusdalops
Komentar (0)
Memuat komentar…

