BORNEONEWS, Sampit - Jali Junaid (59) dan Abdul Hakim (52) mengaku apes. Terdakwa judi ini dibekuk saat akan memulai judi jenis dadu gurak. Belum banyak keuntungan didapat polisi datang menggerebeknya.
"Baru mau memulai, sudah datang polisi," kata terdakwa saat memberikan keterangannya kepada hakim yang diketuai Paisol dan JPU Kejari Kotim Bruriyanto Sukahar, Selasa (29/8/2017).
Jali Junaid yang merupakan warga Jalan Rahadi Usman II, RT 1 RW 1, Kelurahan MB Hulu, dan Abdul Hakim warga Jalan Ir H Juanda, Kelurahan MB Hilir, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim ini mengaku judi tersebut mereka lakukan sebagai mata pencarian sehari-hari.
Sekali main keuntungan yang didapat bisa mencapai Rp500 ribu. "Kadang rame saja yang main, waktu diamankan itu baru lima yang datang, pasangan paling Rp1.000 saja," kata terdakwa.
Dari tangan mereka diamankan barang bukti lapak dadu, tiga buah mata dadu, potongan plastik, bungkus rokok, kain lap dan uang Rp300 ribu hasil kegiatan judi.
Keduanya diamankan Selasa (9/5/2017) lalu pukul 22.00 WIB di Jalan Iskandar bekas pelabuhan Kayu Mas, Kelurahan MB Hulu, Kecamatan MB Ketapang, saat tengah asyik bermain judi.
Atas perbuatannya ini, JPU Kejari Kotim Bruriyanto Sukahar mendakwa mereka dengan Pasal 303 Ayat (1) ke-1e dan ke-2e KUHP tentang perjudian. (NACO/B-6)
APES, Baru Mau Mulai, Dua Pejudi Ini Langsung Ditangkap
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Delapan Pejudi Qiu-qiu Terancam 7 Bulan Penjara
16 Penjudi Gurak di Kereng Pangi Ditangkap, Tiga Ditetapkan Tersangka
Empat WNA asal China Ditangkap Polisi Bermain Judi Mahjong
Duh, Pria Tua Ini Masih Jualan Togel, Ditangkap Deh
Di Bulan Puasa Tetap Main Bandar Dadu Gurak, Akhirnya Pria Ini Ditangkap
Dua Warga Ditangkap Angkut Sawit, Rekan-Rekannya Langsung Kabur
Komentar (0)
Memuat komentar…

