BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hasil Forensik terhadap kerangka manusia yang ditemukan Widi Purwanto, warga Desa Penyombaan, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, saat memancing, Senin (4/9/2017) merupakan struktur kerangka perempuan.
Hal itu didasarkan pada bentuk tulang kepala dan tulang di daerah kemaluan dan rambut hitam panjang dan halus. Kerangka tulang berjenis kelamin perempuan tersebut diperkirakan berusia sekitar 18-25 tahun berdasarkan wujud dan warna tulang yang diperiksa.
"Meninggalnya di bawah 3 bulan dan untuk menguatkan siapa sebenarnya korban maka akan dikirim sample gigi untuk diuji laboratorium (Tes DNA)," ujar ahli forensik RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr Erianto, Rabu (6/9/2017).
Ia menjelaskan, pada bagian tengkorak kepala juga ditemukan retakan pada pelipis kanan dan kiri. Di pelipis sebelah kiri retakannya cukup dalam mencapai 0,5 centimeter.
Retakan tersebut diduga akibat benturan benda tumpul di bagian kepala. "Retakan itu apakah akibat dipukul atau terbentur itu ranahnya kepolisian biar penyidik yang menyimpulkan, kalau bahasa kami akibat benturan oleh benda tumpul," ujarnya. (KOKO SULISTYO/B-2)
Tengkorak yang Ditemukan di Penyombaan Adalah Perempuan Muda
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Jasad Perempuan Berbaju Biru Tosca Ditemukan di Tepi Jalan Pramuka
Mungkinkah Mayat Perempuan yang Ditemukan Tanpa Busana Bernama Arbainah?
Polisi akan Tes DNA Jenazah Perempuan yang Ditemukan Tanpa Busana
Warga Desa Penyombaan Temukan Tulang Belulang Manusia Diduga Bidan
Anggota Polda Kalteng Ditemukan Meninggal Dunia
Di Dompet Mayat Tanpa Kepala Ditemukan Uang Rp2,5 Juta
Komentar (0)
Memuat komentar…

