BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menargetkan 2019 listrik di Kalteng bebas dari biarpet. "Setelah saya dan pihak PLN duduk bersama untuk mendapatkan informasi kenapa listrik di Kalteng selalu mengalami biapet, akhirnya diketahui penyebab masalahnya," ujar Gubenur saat berkunjung ke Kotawaringin Barat, Kamis (14/9/2017).
Menurutnya, listrik yang sering padam bukan salah PLN. "Ada beberapa jaringan tower transmisi yang jumlahnya sekitar 80 tower selalu dipersulit oleh pihak perusahaan untuk dibangun di areal kebunnya," jelas Gubernur. Bahkan, lanjut Gubernur, permasalahan ini hampir tujuh tahun lamanya tidak kunjung selesai.
"Kemudian setelah perusahaan yang tidak bersedia dibangun tower jaringan listrik di kebunnya kami panggil, akhirnya pemilik perkebunan memperbolehkan tower tersebut dibangun. Karena bila pemilik kebun tidak mengizinkan tower listrik dibangun di kebunnya, kami juga mengancam perusahaan perkebunan tersebut tidak boleh lagi menggunakan jalur air atau jalur darat di Kalteng," ujar Gubernur.
Padahal, lanjut Gubernur, daya listrik yang tersedia di Kalteng saat ini sudah lebih dari cukup. "Karena Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Bengkanai Kabupaten Barito Utara memiliki daya 155 megawatt (MW). Bahkan ada lagi tambahan sebesar 150 MW. Sehingga total daya berjumlah 305 MW. Sedangkan daya yang diperlukan di Kalteng sebesar 180 MW," ujar Gubernur. (WAHYU KRIDA/B-2)
Gubernur Kalteng Targetkan Listrik di Kalteng Bebas Biarpet 2019 Mendatang
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Lima Desa di Gunung Mas Teraliri Listrik Mulai Tahun Ini
Tiang Listrik Di Jalan Kolam Nyaris Tumbang
Pemkab Kotim Harus Segera Atasi Masalah Listrik di Sejumlah Desa
PLN dan Pemda Murung Raya akan Resmikan Jaringan Listrik di Desa Olong Ulu
DPRD Harapkan Jaringan Listrik di Gunung Mas terus Diperluas
Buka Jaringan Listrik di Desa Ini...
Komentar (0)
Memuat komentar…

