BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palangka Raya, Ernawati menceritakan kisah sedih dunia pendidikan di Kota Cantik. Salah satunya, kelotok milik seorang guru di Kelurahan Kanarakan, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya yang dicuri pada Sabtu (29/9/2017) lalu.
"Kita juga baru tahu bahwa alat transportasi kelotok yang digunakan Bapak Guru Alfian Alfritman untuk memfasilitasi peserta didik berjuang menuntut ilmu, di daerah Kanarakan telah dicuri orang pada Sabtu, 29 September 2017. Dimana hati nuranimu wahai pencuri," kata Ernawati, Kamis (5/10/2017).
Mendapati kenyataan ini, PGRI Kota Palangka Raya tentu tidak tinggal diam. Melalui program PGRI Peduli, Ernawati mengumumkan peristiwa ini kepada rekan guru dan hasilnya mengejutkan. "Alhamdulillah galang dana buat ganti perahu kelotok pak guru Alfian yang dicuri itu dalam waktu 2 jam terkumpul. Terima kasih buat rekan guru yang peduli dengan nasib sesama guru. Terus berjuang penuh semangat mencerdaskan anak bangsa," tutur Erna.
Sementara itu, Alfian yang tidak menyangka mendapat bantuan dari rekan sesama guru. Dirinya sudah ikhlas perahu tersebut dicuri meskipun yang menjadi beban pikiran justru para siswanya yang kesulitan untuk pergi ke sekolah.
"Alhamdulillah. Terima kasih kepada rekan-rekan atas doa dan bantuannya. Semoga segala perbuatan baik ini dibalas dengan pahala dan surga di akhirat kelak. Saya pribadi dan keluarga besar SDN 1 Kanarakan mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur, terutama PGRI yang telah memfasilitasi pengumpulan dana, guna membantu kelancaran pendidikan di Kanarakan. Semoga apa yang akan dibantukan nanti dapat bermanfaat untuk memajukan dunia pendidikan, khususnya di Kelurahan Kanarakan," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)
Kasihan Guru Ini, Kelotok yang Digunakan untuk Menjemput Muridnya Dicuri
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Meski Jadi Beban, 3.500 Guru Honorer Tetap Diberdayakan
Banyak Guru S2 Indikator Kualitas Pendidikan di Palangka Raya Meningkat
Guru di Kalteng Harus Tingkatkan Kualitas dan Keikhlasan Kerja
MAN Kota Palangka Raya Dapat Tambahan Guru dari Thailand
Kepala SMK Negeri 2 Kumai Bantah Potong Insentif Guru GTT
Tiga dari Lima Guru SMKN 2 Kumai yang Mengundurkan Diri, Kembali Mengajar di Sekolah Itu
Komentar (0)
Memuat komentar…

