BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi Partai Demokrat, Dani Rakhman menegaskan kepada seluruh SOPD untuk serius memperhatikan dan membuat rencana program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Pasalnya, kata dia, jika tidak tepat sasaran maka apa yang menjadi kebutuhan masyarakat tidak dapat mereka rasakan, melalui program yang dilakukan oleh pemerintah daerah. "Program yang dilaksanakan harus bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan apa yang menjadi kebutuhan itu yang seharusnya dilaksanakan," kata pria yang akrab disapa Deden ini saat dihubungi Borneonews, Sabtu (14/10/2017).
Menurut anggota Komisi II DPRD Kotim ini, kebutuhan yang bersentuhan kepada masyarakat yang selama ini belum terlaksana, seperti halnya sektor pembangunan infrastruktur pemukiman, pembangunan sektor pertanian, perkinanan hingga sektor lainnya.
Oleh karena itu, Deden mengingatkan RAPBD 2018 harus disusun sesuai prioritas plafon anggaran sementara dan kebijakan umum anggaran secara efektif dan efesien. "Salah satunya dengan memperhatikan asas pemerataan dan keadilan, mengusulkan segera terpenuhinya kebutuhan masyarakat yang belum terkoper pada tahun anggaran APBD 2017," tandasnya.
Sebab, tegas Deden, tidak bisa dipungkiri selama ini menurut Deden masih banyak program yang belum bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selain itu juga program yang dilaksanakan harus mengakomodir hasil aspirasi masyarakat melalui reses dewan selain dari hasil musrenbang. (NACO/B-8)
Rencana Program Harus Berorientasi Pada Kepentingan Masyarakat
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Program Pembangunan Barito Utara Dinilai Sesuai RPJMD
DPRD Barito Utara: Konsistensi Program Harus Dilaksanakan Tepat Waktu
Ini 10 Program Prioritas Pemkab Gunung Mas 2018
Dewan Minta Pemkab Perhatikan Program Pertanian dan Bedah Rumah
DPRD Barito Utara: Seluruh Pemangku Kepentingan Awasi Program dan Kegiatan
Indikator Keberhasilan Sejauh Mana Program Daerah Bermanfaat Bagi Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…

