BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Festival Literasi Komunitas Baca 2017 yang diselenggarakan 16-19 Oktober 2017. Festival Literasi komunitas Baca dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Senin (16/10/2017).
Dalam sambutannya, Sahdin menjelaskan betapa pentingnya menulis. Bahkan, kegiatan menulis disebut-sebut sebagai perlengkapan kehidupan. "Menulis merupakan bagian dari perlengkapan kehidupan. Dengan menulis kita mengukir nama kita untuk terus dikenang dalam sejarah," kata Sahdin.
Menurutnya, menulis adalah mengungkapkan gagasan. Sebagai calon pemimpin masa depan, generasi sekarang mesti menyiapkan diri untuk terus belajar mengungkapkan ide.
"Pemimpin adalah orang-orang pilihan yang memiliki kemampuan lebih dalam memproduksi ide. Kemampuan mengungkapkan ide adalah salah satu bagian dari pembentukan karakter anak didik. Mempersiapkan anak didik dalam menghadapi ancaman-ancaman perusak karakter dalam bentuk perilaku buruk, pergaulan bebas, narkoba, dan sebagainya," katanya.
Anak-anak menurut Sahdin harus bisa menunjukkan karakter positif dalam bentuk prestasi, baik akademik maupun nonakademik. (TESTI PRISCILLA/B-2)
Menulis, Upaya Mengukir Nama untuk Selalu Dikenang
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Puluhan Peserta Ikuti Festival Literasi Komunitas Baca 2017
Balai Bahasa Gelar Festival Literasi Komunitas Baca 2017
Antusiasme Peserta Festival Literasi Buktikan Kalteng Bangkit
Peserta Festival Literasi Diberi Penghargaan
Budaya Literasi Harus Ada di Semua Kalangan
PWI Ingin Bangun Generasi Muda Gemar Menulis
Komentar (0)
Memuat komentar…

