BORNEONEWS, Sampit - Kecelakan maut kembali terjadi di Jalan Jendral Sudirman Km 11, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat (27/10/2017) pukul 21.00 WIB.
Mobil Toyota Hilux adu kuat dengan dump truk. Sopir mobil tewas di tempat, dan dua orang penumpangnya kritis. Sedangkan untuk sopir truk juga mengalami luka berat di beberapa bagian tubuhnya. "Ada tiga yang diberikan perawatan intensif, dan satu orang meninggal di kamar jenazah RSUD Dr Murjani Sampit," ujar Junaidi, salah satu warga yang melintas di jalan tersebut saat kejadian, Sabtu (28/10/2017).
Untuk korban tewas tersebut yakni sopir mobil Hilux AD 1722 JM bernama Zulham Arif. Dia mengalami luka di bagian kepala karena benturan. Sedangkan dua penumpangnya yang selamat dan mengalami luka berat yakni Teguh Prasetyo, serta Erwin Siregar.
Sementara untuk sopir truk KH 9814 FA yakni Abdul Gafur. Dia mengalami luka parah di kepala dan sejumlah bagian tubuhnya.
Kecelakaan maut tersebut bermula ketika Toyota Hilux yang dikemudikan Zulham bersama dua orang penumpangnya melaju dari arah Pangkalan Bun menuju Sampit. Sesampainya di Jalan Jendral Sudirman Km 11, sang sopir berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya tanpa memikirkan saat itu jalan menikung ke kanan. Sehingga masuk ke jalur yang berlawanan.
Pada saat itulah, sebuah truk datang dan tabrakan tak terhindari. Akibatnya, pengemudi mobil tewas di tempat. Sedangkan dua orang penumpangnya berhasil selamat. Begitu juga dengan sopir truk yang langsung dibawa ke RSUD Dr Murjani Sampit. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)
Hilux Vs Dump Truk, Satu Korban Tewas, Tiga Luka Berat
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Balita Tewas Ditabrak Dump Truk
Mobil Berpenumpang Anggota Panwaslu Lamandau Tabrakan di Km 19 Satu Korban Tewas
Tabrak Truk Parkir, Dua Tewas dan Satu Sekarat
Tabrakan di Jembatan Tumbang Nusa, Sopir Truk Tewas, Tujuh Luka Berat
Ambil Jalur Lawan, Anak SMA Ini Tewas Terlindas Truk
Jupiter Z Versus Avanza Tabrakan, Satu Tewas
Komentar (0)
Memuat komentar…

