BORNEONEWS, Mempawah - Batalyon Infanteri (Yonif) 643/Wanara Sakti menggelar bakti sosial berupa pengobatan massal dan khitanan massal serta karya bhakti dalam rangkaian Hari Juang Kartika. Bakti sosial digelar di dua desa yaitu Desa Simpang Kasturi dan Desa Salatiga, Kecamatan Mandor, Kalimantan Barat, Kamis (14/12/2017).
Selain bhakti sosial, satuan tersebut juga melaksanakan karya bhakti prajuritnya dengan melakukan pembersihan di lingkungan rumah warga di sekitar Markas Yonif 643/Wanara Sakti.
"Untuk pengobatan massal ini diikuti oleh 319 warga Desa Simpang Kasturi dan 617 orang dari warga Desa Salatiga. Sedangkan untuk khitanan massal diikuti sebanyak 84 orang, seluruhnya dari warga Desa Salatiga," ujar Komandan Yonif 643/Wns, Letnan Kolonel Infanteri Ari Dwi Nugroho.
Komandan Yonif 643 pun menyampaikan, terpenting adalah persatuan dan kesatuan bangsa, kebersamaan semua komponen bangsa untuk membangun Indonesia yang hebat, kokoh dan sejahtera, sejalan dengan tema pada Hari Juang Kartika yaitu Manunggal dengan Rakyat, TNI AD Kuat.
Tak ayal, Kepala Desa Simpang Kasturi, Aron mengucapkan terimakasihnya atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Komandan Batalyon Infanteri 643/Wanara Sakti, baik berupa baksos maupun karya bakti yang telah dirasakan langsung oleh warga Desa Simpang Kasturi.
"Saya selaku Kepala Desa (Aron), mewakili warga Desa Simpang Kasturi mengucapkan terima kasih pada Komandan Batalyon dan seluruh Prajurit 643 serta yang ikut membantu dalam meringankan beban warga Desa Kasturi yang kurang beruntung," ucap Kepala Desa Simpang Kasturi, Aron. (RO)
Wanara Sakti Beri Bantuan kepada Dua Desa
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kejaksaan Negeri Barito Selatan Siap Berikan Bantuan Hukum kepada Pemda
Hanya 30 Desa di Kotim Terima Bantuan dari Pusat Atasi Masalah Kependudukan
Seruyan Terima Bantuan Alat Pengolahan Kelapa Dari Kementerian Desa
Ini Kata Aspangkal Kotim soal Surat Sakti Pejabat dalam Kasus Illegal Logging
Desak Agar Surat Sakti Segera Diusut
Komisi III Nilai Kasus Surat Sakti Tunjukkan Ketidakprofesionalan Oknum Pejabat di Kotim
Komentar (0)
Memuat komentar…

