BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng Shalahudin, mengatakan bahwa penanganan ruas Bukit Rawi sudah dibicarakan dengan Kementerian PUPR.
Hasilnya, pada 2019 mendatang dipastikan berlangsung pembangunan ruas jalan tersebut. Ia mengatakan, anggaran yang dipersiapkan untuk membangun sekitar Rp360 miliar dengan konstruksi pile slab.
"Kami sudah bicara dengan salah satu Dirjen di kementerian dan itu memang menjadi penanganan pusat yang dianggarkan 2019 nanti," kata Shalahudin di Istana Isen Mulang Palangka Raya seusai buka puasa bersama Gubernur Sugianto dan masyarakat, Jumat (25/5/2018) malam.
Terkait kewajiban penganggaran, lanjut dia, memang murni APBN karena status ruas itu merupakan jalan Nasional.
Mengenai hitung-hitungan anggaran Rp360 miliar, lantaran per km menelan biaya Rp120 miliar. Sementara itu, total ruas yang rusak adalah sepanjang 3 km.
"Dengan pile slab maka per km-nya adalah senilai Rp120 miliar. Ruas yang ditangani di sana sepanjang 3 km sehingga diperlukan Rp360 miliar tadi," bebernya.
Shalahudin berharap, dengan penanganan ruas jalan Bukit Rawi yang sering terendam banjir tersebut akan selesai. Transportasi jalan trans tengah yang menghungkan ibu kota Kalteng menuju empat kabupaten di DAS Barito tidak terganggu lagi.
"Saya sudah juga ketemu dengan Kepala Balai Jalan dan mereka sudah mengatakan ini penanganan adalah pemerintah pusat," tutupnya. (ROZIQIN/B-3)
Penanganan Ruas Bukit Rawi Sudah Dibahas di Kemen-PUPR
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kementerian PUPR Belum Tanggapi soal Usulan Pembangunan Jalan Bukit Rawi
Dinas PUPR Dinilai Cukup Berhasil Laksanakan Output Dukumen Perjanjian Kinerja
Jalan Nasional di Bukit Rawi Sudah Diperbaiki
Pemprov Kalteng Ingin Bangun Jembatan Layang Bukit Rawi
Sudah Ada Rencana Bukit Rawi Dibuat Jembatan Layang tapi....
Ketinggian Banjir di Bukit Rawi Semakin Bertambah
Komentar (0)
Memuat komentar…

