BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, akan menggelontorkan dana sekitar Rp 24 miliar untuk membiayai program jaminan kesehatan untuk warga di Kotim tanpa terkecuali. Dana itu akan menutupi pembiayaan sekitar 422.000 jiwa penduduk Kotim untuk pelayanan di kelas III .
Kepala Dinas Kesehatan Kotim, dr Faisal Novendra Cahyanto menyebutkan saat ini jumlah penduduk Kotim sekitar 422.000 jiwa, sedangkan yang sudah tercover program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ada 309.647 jiwa.
"Sehingga masih tersisa 113.000 jiwa yang belum memiliki JKN. Target Dinkes sampai dengan akhir tahun ini," kata dia, Selasa (10/7/2018) saat pembahasan raperda jaminan sosial itu.
Bahkan jika diizinkan lanjut dia pihaknya akan memasukan semuanya yang bisa diakomodir di BPJS, bahkan dalam waktu dekat akan ada rapat bersama Sekda untuk mengakomodir target tersebut.
"Hingga akhir tahun ini kami menargetkan 87.0000 jiwa dari 113 .000 jiwa yang tersisa itu bisa diselesaikan," ucapnya.
--page
Terkait kemampuan penganggaran Faisal berkeyakinan mampu karena sebelumnya Kotim juga sudah pernah melakukan program serupa yakni ProSehati.
Saat itu kebutuhan anggarannya juga sama, di mana pemerintah sudah merealisasikan pembayaran ke RSUD Rp16.4 miliar namun pemkab masih terhutang Rp6.8 miliar untuk ProSehati.
“Kita perlu anggaran tahun depan sekitar Rp24 miliar, dan itu mampu,"tandasnya.(NACO/m)


