BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Baru-baru ini sebanyak 62 warga Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, mendapat kesempatan mengembangkan keterampilan melalui Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Nasional Batch VI Tahun 2026 yang berlangsung di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK).

Pelatihan yang difasilitasi Disnakertrans Kobar tersebut menghadirkan 5 pilihan kejuruan yang dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan praktis, mulai dari administrasi perkantoran hingga budidaya sayuran hidroponik.

Kepala Disnakertrans Kobar, Yudhi Hudaya, mengatakan pelatihan vokasi merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi kebutuhan pasar kerja sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” katanya, Jumat, 30 Oktober 2026.

Menurutnya, keberhasilan pelatihan tidak diukur dari sertifikat yang diterima peserta, melainkan dari kemampuan yang dapat diterapkan secara nyata setelah pelatihan berakhir.

Adapun 5 program yang diselenggarakan terdiri atas Pengelolaan Administrasi Perkantoran dan Menjahit Pakaian Sesuai Style dengan durasi masing-masing 260 jam pelajaran (JP), Merias Wajah 160 JP, serta Pembuatan Roti dan Kue dan Pembudidayaan Sayuran Hidroponik selama 140 JP.

"Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, aktif belajar," ujarnya.

Program ini mendapat dukungan pendanaan dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi berdasarkan DIPA Tahun Anggaran 2026.

Melalui pelatihan ini, Disnakertrans Kobar menargetkan lahirnya tenaga kerja yang lebih kompeten, adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha, dan mampu menciptakan peluang ekonomi baru di tengah masyarakat. (NURITA/H)