BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan upaya memulihkan lahan bekas terbakar, Polda Kalimantan Tengah kembali menggelar aksi penghijauan melalui program Green Policing.

Sebanyak 1.000 bibit pohon Belangiran ditanam di kawasan Kanal Aksio, Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, pada Jumat 30 Oktober 2026.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan Kanal Aksio Tumbang Nusa dipilih sebagai lokasi penanaman karena merupakan kawasan lahan gambut prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan, yang terletak di Kilometer 35 hingga 42 Jalan Trans Kalimantan, Palangka Raya - Banjarmasin.

Lokasi ini sebelumnya juga telah dilakukan normalisasi dan pembangunan Kanal Medson sepanjang 5 kilometer untuk membasahi lahan gambut guna mencegah api kembali menyala di bawah permukaan.

Ia mengungkapkan penanaman 1.000 pohon Belangiran ini merupakan bukti nyata kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga bertanggung jawab menjaga kelestarian alam.

Pohon Belangiran dipilih karena merupakan spesies endemik Kalimantan yang memiliki nilai ekologis tinggi, mampu menyerap air dengan baik, mencegah abrasi, dan menjaga ketersediaan air di kawasan gambut.

"Ini adalah warisan untuk anak cucu kita. Melalui Green Policing di Kanal Aksio ini, kita pulihkan lahan bekas terbakar menuju hutan kembali," ujar Kapolda.

Pria dengan pangkat dia bintang emas di pundaknya ini menjelaskan, pohon Belangiran memiliki akar yang kuat untuk menahan gambut, relatif lebih tahan terhadap api, dan mampu menyimpan cadangan air dalam jumlah besar.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari aksi serupa yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 23, Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya.

Pada kesempatan sebelumnya, Polda Kalteng bersama Balai Taman Nasional Sebangau dan Dinas Kehutanan telah menanam 500 bibit Belangiran di lahan yang juga terdampak karhutla.

"Kalau dulu kita padamkan apinya, sekarang kita hijaukan kembali lahannya. Ini komitmen jangka panjang. Aksi pemulihan lingkungan ini tidak berhenti di satu lokasi saja, melainkan akan terus berlanjut di seluruh wilayah Kalimantan Tengah melalui jajaran Polres," tegasnya. (PATHUR/H)