BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kini memiliki alternatif untuk memperoleh informasi seputar ketransmigrasian melalui layanan digital Klinik Layanan Informasi dan Konsultasi Ketransmigrasian (KLIK TRANS).

Platform yang dikembangkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kobar ini dilengkapi asisten berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dapat memberikan informasi awal selama 24 jam.

Kabid Transmigrasi Disnakertrans Kobar, Elpramit Christian, menjelaskan bahwa penggunaan AI bertujuan memberikan kemudahan sekaligus mempercepat proses pencarian informasi bagi masyarakat.

“KLIK TRANS kami hadirkan agar masyarakat memiliki kanal informasi ketransmigrasian yang lebih mudah diakses. Untuk pertanyaan umum, masyarakat dapat memperoleh informasi melalui AI selama 24 jam. Namun apabila pertanyaan membutuhkan penjelasan khusus atau kewenangan lebih lanjut, tetap akan diteruskan kepada petugas yang berwenang,” jelasnya, Jumat, 30 Oktober 2026.

Kehadiran teknologi tersebut memungkinkan masyarakat menyampaikan pertanyaan kapan saja tanpa harus menunggu jam operasional kantor. Informasi umum dapat diperoleh melalui fitur percakapan yang tersedia dalam platform berbasis web tersebut.

Ia mengatakan, jawaban yang diberikan asisten AI bersumber dari materi informasi yang telah disiapkan dan diverifikasi. Dengan mekanisme tersebut, informasi yang disampaikan diharapkan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat serta sesuai dengan data yang tersedia.

Adapun cakupan informasi dalam KLIK TRANS cukup beragam, mulai dari pengenalan ketransmigrasian, Kawasan Transmigrasi Arut Selatan (Arsel) sampai Kotawaringin Lama (Kolam), profil desa di kawasan transmigrasi, hingga data penempatan transmigrasi.

Platform ini juga memuat informasi mengenai program SP Pugar Rangda, persyaratan pendaftaran transmigrasi, serta berbagai informasi pendukung lainnya.

Untuk mengaksesnya, masyarakat dapat membuka KLIK TRANS melalui telepon genggam atau komputer, kemudian memasukkan pertanyaan pada kolom percakapan yang disediakan.

Meski memanfaatkan teknologi AI, Disnakertrans Kobar tetap menempatkan petugas sebagai pihak yang menangani pertanyaan khusus yang membutuhkan penjelasan lebih mendalam.

Dengan demikian, teknologi berfungsi sebagai pendukung pelayanan, bukan pengganti peran petugas dalam memberikan informasi kepada masyarakat. (NURITA/H)