BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus berupaya meningkatkan pelayanan infrastruktur, khususnya pemeliharaan dan penanganan jalan di wilayah Seruyan Hulu dan sekitarnya.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni membangun workshop alat berat di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seruyan.
Pembangunan fasilitas tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda saat melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah tersebut, Rabu, 28 Oktober 2026.
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda mengatakan, pembangunan workshop ini merupakan langkah awal untuk menyediakan fasilitas penunjang operasional alat berat milik pemerintah daerah yang telah ditempatkan di Tumbang Manjul.
Menurutnya, workshop tersebut akan difungsikan sebagai tempat penyimpanan sekaligus mendukung kegiatan operasional dan pemeliharaan alat berat agar dapat digunakan secara optimal.
“Peletakan batu pertama pembangunan workshop ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan fasilitas bagi alat berat kita. Sengaja kita bangun dengan konsep sederhana, yang penting dapat digunakan untuk menunjang operasional alat berat,” ujarnya.
Ahmad Selanorwanda menjelaskan, keberadaan alat berat di wilayah Tumbang Manjul selama ini telah membantu meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antardesa, terutama pada ruas jalan yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat.
Salah satu ruas yang telah mendapatkan penanganan adalah jalan penghubung Tumbang Manjul menuju Tumbang Langkai. Perbaikan jalan tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat.
Ia menyebutkan, waktu perjalanan dari Tumbang Manjul menuju Tumbang Langkai kini diperkirakan sudah kurang dari satu jam apabila tidak dilakukan secara konvoi.
Bupati menegaskan, alat berat milik pemerintah daerah akan tetap disiagakan di kawasan tersebut untuk mendukung pemeliharaan jalan serta mempercepat penanganan apabila terjadi kerusakan.
Terlebih, memasuki musim penghujan, kondisi sejumlah ruas jalan membutuhkan perhatian dan penanganan secara cepat agar akses transportasi masyarakat tetap terjaga.
“Alat berat itu akan tetap standby disini. Dengan demikian, apabila ada ruas jalan yang memerlukan penanganan, kita bisa bergerak lebih cepat tanpa harus mendatangkan alat dari lokasi yang jauh,” jelasnya.
Melalui pembangunan workshop ini, Pemkab Seruyan berharap operasional alat berat di wilayah Seruyan Hulu dapat semakin optimal, sehingga pemeliharaan jalan dan penanganan kerusakan infrastruktur bisa dilakukan lebih cepat dan efektif demi mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. (FAHRUL)









