PALANGKA RAYA – BORNEONEWS, Teheran – Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, pada Sabtu (31/10/2026) mengatakan bahwa Iran hanya bersedia menggelar perundingan dengan Amerika Serikat (AS) jika Washington memenuhi tujuh syarat yang diajukan Teheran.
"Kami telah menyampaikan tujuh syarat kepada AS dan menegaskan bahwa tidak akan ada perundingan sebelum Washington memenuhi tuntutan Teheran. Syarat-syarat tersebut berbeda dari ketentuan dalam nota kesepahaman Islamabad," kata Rezaei seperti dikutip televisi pemerintah Iran.
Ia menambahkan bahwa Iran harus memberikan hukuman kepada AS. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar negara-negara lain tidak menganggap bahwa mereka dapat melakukan serangan militer serupa terhadap Iran tanpa konsekuensi.
Sebelumnya, pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran. Serangan tersebut kemudian dibalas oleh Teheran.
Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan untuk menghentikan permusuhan antara kedua negara.
Namun, tidak lama setelah kesepakatan tersebut, kedua pihak kembali saling melancarkan serangan. Hingga kini, konflik antara Iran dan AS tersebut belum terselesaikan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA/ANTARA








