BORNEONEWS, Palangka Raya – Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung penuh upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mempercepat penanganan karhutla, pihaknya akan menambah jumlah personel yang diterjunkan langsung ke lokasi kebakaran.
Penambahan personel ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan, mempercepat proses pemadaman, sekaligus mencegah meluasnya api ke wilayah-wilayah sekitar yang belum tterbakar
Kehadiran lebih banyak prajurit di lapangan diharapkan memperkuat jangkauan pemantauan dan penindakan terhadap titik-titik api yang tersebar.
"Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama yang terpadu dan berkelanjutan. Melalui penambahan kekuatan personel, kami ingin memastikan setiap titik api dapat segera ditangani sebelum berkembang lebih luas," ujar Mayjen TNI Zainul Arifin, Selasa, 3 November 2026.
Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam penanganan bencana ini. TNI akan terus berperan aktif bersama pemangku kepentingan lainnya, mulai dari upaya pencegahan, pemadaman, hingga pemulihan pasca-kebakaran di wilayah Kalimantan Tengah.
Pangdam juga menegaskan bahwa perlindungan masyarakat dan kelestarian lingkungan menjadi prioritas utama.
Oleh karena itu, seluruh kekuatan yang dimiliki akan dimaksimalkan untuk menjaga wilayah Kalteng dari ancaman kerusakan akibat kebakaran hutan dan lahan.
"Dengan langkah yang lebih terintegrasi dan kekuatan yang diperkuat, diharapkan penanganan karhutla dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan demi keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan di Bumi Tambun Bungai," pungkasnya. (PATHUR/R)









