BORNEONEWS, Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok di Pasar Harian Patanak dan Pasar Kamis, Kamis, 5 November 2026.

Sidak tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut terhadap perkembangan kenaikan harga sejumlah komoditas di pasar Kabupaten Pulang Pisau.

Kepala BPS Kabupaten Pulang Pisau, Oo Suharto, mengatakan berdasarkan pemantauan selama satu bulan terakhir, Kabupaten Pulang Pisau mengalami kenaikan indeks harga sejumlah komoditas.

Meski demikian, kenaikan tersebut masih berada dalam kategori rendah hingga sedang dan dinilai masih dalam batas normal.

"Untuk harga-harga memang dalam satu bulan terakhir di Kabupaten Pulang Pisau terjadi kenaikan indeks harga. Namun, indeks kenaikannya masih dalam kategori rendah dan sedang," kata Oo Suharto

Ia menyebutkan, perkembangan harga pada pekan terakhir menunjukkan tren yang mulai membaik. Bahkan, sejumlah komoditas sudah mengalami penurunan harga.

BPS berharap kondisi tersebut dapat terus berlanjut, terutama dengan terjaganya ketersediaan bahan pangan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

"Harapannya, semoga ketersediaan pangan tetap terjaga, karena indeks ketersediaan pangan di sini sudah cukup baik," ujarnya.

Ia menambahkan, upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan juga mendapat dukungan dari Bulog sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Melalui sidak tersebut, pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok guna mengantisipasi gejolak harga di pasaran.( RETHA/H)