BORNEONEWS, Palangka Raya — Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin melalui Kapendam XXII/Tambun Bungai, Kolonel Arh Dodo Sahata Simanulang, menyampaikan informasi perkembangan penanganan pasca jatuhnya helikopter Satgas Udara Penanggulangan Karhutla di wilayah Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kamis, 5 November 2026.
Dua kru yang dinyatakan meninggal dunia telah diterbangkan ke tempat pemakaman masing-masing. Mayor Cpn Dudi telah lepas landas menuju Semarang, sedangkan Lettu Cpn Hafiz diterbangkan ke Bandung. Pengiriman jenazah dilakukan menggunakan pesawat Kassa dengan nomor registrasi A-9035.
Lima orang kru lainnya yang berhasil diselamatkan dalam kondisi terluka telah dievakuasi ke Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Evakuasi berlangsung pada Kamis pagi sekitar pukul 10.10 WIB menggunakan helikopter Penerbad.
"Mereka yang sedang menjalani perawatan adalah Kapten Cpn Febri, Letda Cpn Fajri, Pratu Gilang, Serka Kadia, dan Kapten Suganda," ungkap Kolonel Arh Dodo Sahata Simanulang
Hingga saat ini, proses pencarian terhadap satu orang kru lainnya, Serda Heri, masih terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan di lokasi kejadian
Upaya pencarian dilakukan melalui jalur udara maupun perairan dengan mengerahkan berbagai unsur kekuatan yang tersedia.
Pangdam XXII/Tambun Bungai menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya dua prajurit terbaik TNI Angkatan Darat saat menjalankan tugas mulia menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.
Keduanya telah mengabdi dengan penuh tanggung jawab dan pengorbanan bagi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah.
Pihaknya juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar proses pencarian Serda Heri dapat segera membuahkan hasil, serta kelima rekan yang sedang dirawat dapat segera pulih dan kembali sehat seperti sedia kala.
Penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan tim berwenang.
Informasi selanjutnya akan disampaikan secara bertahap seiring perkembangan situasi di lapangan.
"TNI Angkatan Darat berkomitmen terus mengerahkan segala upaya terbaik hingga seluruh proses evakuasi dan pencarian dinyatakan selesai," pungkasnya. (PATHUR/H)









