BORNEONEWS, Palangka Raya - Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah mencatat penyaluran jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencapai 140,85 ton dengan realisasi 100 persen dari total pagu Tahap I per 4 November 2026.
Penyaluran jagung tersebut merupakan bagian dari program dukungan pemerintah terhadap peternak ayam petelur mikro melalui Sinergi BUMN Pangan Bersama Peternak Ayam Petelur Mikro.
Berdasarkan laporan realisasi penjualan jagung SPHP, penyaluran dilakukan dalam dua tahap, yakni Tahap I melalui SK 1 dan SK 2 sebanyak 117.450 kilogram atau 117,45 ton, serta Tahap II melalui SK 3 sebanyak 23.400 kilogram atau 23,4 ton.
Seluruh alokasi jagung SPHP telah tersalurkan kepada peternak di Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Barito Selatan.
Kantor Cabang Barito Utara menyalurkan sebanyak 62.800 kilogram, terdiri atas Tahap I sebesar 56.250 kilogram dan Tahap II sebesar 6.550 kilogram.
Sementara itu, Kantor Cabang Barito Selatan menyalurkan sebanyak 78.050 kilogram, terdiri atas Tahap I sebesar 61.200 kilogram dan Tahap II sebesar 16.850 kilogram.
Melalui program SPHP Jagung, Bulog menyediakan jagung pakan dengan harga Rp5.000 per kilogram di gudang Bulog sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Kalimantan Tengah, Erwin Budiana, mengatakan penyaluran jagung SPHP yang mencapai 100 persen merupakan bentuk komitmen dalam memastikan program pemerintah dirasakan langsung oleh peternak.
“Penyaluran jagung SPHP yang telah mencapai 100 persen di Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Barito Selatan merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan program pemerintah dapat dirasakan langsung oleh para peternak,” ujar Erwin Budiana, Kamis, 5 November 2026. (HERMAWAN DP/y)









