**Borneonews - Banda Aceh**, Atlet pelajar asal Riau, Rihadatul Asyifa, berhasil mencuri perhatian dengan prestasi gemilangnya dalam cabang olahraga menembak pada nomor pistol 25 meter putri. Dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh, ia mampu mengungguli atlet senior lainnya dan meraih medali emas.
Perlombaan yang diadakan pada hari Sabtu di Lapangan Tembak Rindam, Mata Ie, Aceh Besar, menunjukkan kemampuan luar biasa Asyifa. Ia berhasil mengumpulkan total nilai 27 poin, yang menobatkannya sebagai juara. Prestasi tersebut menjadi catatan penting bagi seorang pelajar yang masih menempuh pendidikan di SMAN 5 Pekanbaru, Riau.
Ketenangan dan kedewasaan yang ditunjukkan Asyifa dalam pertandingan ini sangat mengesankan, terutama ketika ia menghadapi para pesaing yang lebih berpengalaman. Keberhasilannya membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk mencapai prestasi tinggi dalam dunia olahraga.
Di sisi lain, medali perak diraih oleh petembak dari Jawa Timur, Eva Yulianti Pratiwi, yang menuntaskan lomba dengan raihan 21 poin. Sementara itu, atlet tuan rumah Aceh, Briptu Derli Amalia Putri, harus menerima medali perunggu setelah mengumpulkan 17 poin. Derli, yang sempat berada di posisi kedua pada awal perlombaan, tidak dapat mempertahankan posisinya hingga akhir kompetisi.
Dalam total keikutsertaan, cabang olahraga menembak pada PON XXI memperebutkan sekira 40 medali emas, melibatkan 316 atlet dari 33 provinsi di seluruh Indonesia. Kompetisi ini menjadi ajang pembuktian bagi para atlet muda dan senior dalam memperebutkan prestasi di tingkat nasional.
ANTARA
Pelajar Riau Rihadatul Asyifa Raih Emas Pistol 25m Putri di PON XXI
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelajar SD dan SMP Seruyan Raih Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu Kalteng
Timnas Futsal Putri Indonesia Raih Kemenangan 7-0 atas Myanmar
Timnas Futsal Putri Fokus Raih Posisi Ketiga AFF usai Bungkam Filipina
Pelajar MTsN 1 Kapuas Raih Prestasi di Annual Competition Ke-V Ponpes Al-Muhajirin
KPSHK dan Tiga LPHD di Pulang Pisau Sepakati Rancangan Kerja Sama Pengelolaan Hutan Gambut
Nenek 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Toilet Pasar Subuh Buntok
Komentar (0)
Memuat komentar…







