BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kebakaran hebat menghanguskan ruang conveyor III di lantai 6 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT Eksploitasi Energi Indonesia (EEI), di Sungai Kapitan, Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (29/9/2016) malam.
Sumber Borneonews mengatakan kebakaran pertama kali diketahui terjadi pada pukul 17.30 WIB. Saat itu terlihat percikan api di ruang conveyor yang berisi serbuk batu bara. Api lalu dengan cepat membakar gedung itu, dan membuat panik pekerja yang berada di ruang boiler.
Para pekerja PT EEI kemudian segera melakukan penyelamatan awal dengan menggunakan APAR (alat pemadam api ringan) sebanyak enam tabung. Namun, api sudah terlanjur membesar. Enam tabung APAR di tambah dua tabung besar, tidak mampu memadamkan api.
"Sudah kita lakukan upaya penyelamatan dengan enam tabung sedang dan dua tabung besar. Namun kami tidak berhasil memadamkan api," kata salah satu pekerja bagian mekanik PT EEI di lokasi kebakaran.
Enam unit mobil pemadam kebakaran kemudian mulai berdatangan ke lokasi kebakaran pada pukul 19.00 WIB. Hingga berita ini dinaikan petugas pemadam masih berjibaku memadamkan api. (Koko Sulistyo/B-10)
PLTU Kumai TERBAKAR!!
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Kotawaringin Barat Minta Evaluasi Total Peralatan Damkar PLTU Kumai
Tidak Punya Pemadam Kebakaran Memadai: Bupati Minta PT EEI Dievaluasi
Mesin Pembangkit PLTU KTH Bermasalah, Pangkalan Bun Kembali Gelap
PLTU Bermasalah, Daya Listrik di Kobar Paspasan
Akan Dibangun PLTU di Arut Utara
PLN Berdalih Pemadaman Listrik Karena Gangguan PLTU Asam-Asam
Komentar (0)
Memuat komentar…

