BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah membentuk dan membina Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kabupaten Gunung Mas sebagai bagian dari upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Pelaksana BPBD Kalteng, Ahmad Toyib, menyebut program ini merupakan bagian dari 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 2025–2030 untuk mewujudkan Kalteng Bebas Kabut Asap.
“Hal ini menandakan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah memberikan perhatian serius terhadap pengendalian karhutla di wilayah Kalimantan Tengah,” kata Ahmad Toyib di Palangka Raya, belum lama ini.
Pada tahun ini, sebanyak 75 Pos Lapangan dibentuk, meningkat dari 64 pos pada 2024, dan akan diisi personel gabungan dari MPA, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Pelatihan dilakukan bertahap di 28 lokasi pada 14 kabupaten/kota, dengan total 75 regu MPA dan 1.125 personel, termasuk 30 orang dari Gunung Mas yang kini telah dibina.
“Kita percaya bahwa ini merupakan modal yang sangat baik dalam mewujudkan cita-cita Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mewujudkan Kalteng Bebas Kabut Asap,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/R)
BPBD Kalteng Aktifkan Masyarakat Peduli Api Antisipasi Karhutla
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Musim Kemarau Tiba, Wakil Wali Kota Tekankan Pentingnya Antisipasi Cegah Karhutla
Antisipasi Musim Kemarau, Kecamatan Jekan Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
BPBD Palangka Raya Tetapkan Status Siaga Karhutla
Waspada Karhutla, TRC BPBD Palangka Raya Patroli di Kawasan Rawan
Katingan Memasuki Musim Kemarau, BPBD Ingatkan Warga Waspada Karhutla
Kapolda Kalteng Imbau Masyarakat Stop Bakar Lahan, Cegah Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







