BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menyetujui struktur rancangan APBD 2017, dengan anggaran pendapatan sebesar RP 4,088 triliun dan anggaran belanja Rp 3,986 triliun.
Namun ada sejumlah permintaan dilontarkan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dalam membelanjakan anggaran tersebut. Juru Bicara Banggar, Anderiansyah meminta komponen belanja langsung diprioritaskan pengunaannya untuk empat hal.
Pertama, belanja langsung harus diprioritaskan untuk anggaran belanja publik. Kedua, kegiatan pelayanan. Ketiga, kegiatan yang mendukung kinerja pendapatan. Dan keempat untuk investasi pemerintah daerah.
“Terhadap usulan kegiatan baru dalam rapat konsultasi Banggar, yang sumber dananya berasal dari pergeseran belanja tidak langsung ke Belanja Langsung akan dibahas lebih lanjut dalam pembahasan rencana kerja dan anggaran (RKA) antara komisi dengan SKPD mitra kerjanya masing-masing,” kata Anderiansyah.
Ia juga sependapat dengan gubernur yang lebih fokus kepada upaya peningkatan pendapatan untuk memperbesar belanja publik. “Kegiatan belanja publik yang berorientasi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi, kegiatan pembangunan infrastruktur, dan pembangunan ekonomi kerakyatan,” sambungnya.
Seperti diketahui, Belanja APBD 2017 terdiri dari belanja langsung sebesar Rp2,422 trilun lebih, dan belanja tidak langsung sebesar Rp1,563 triliun lebih. (M ROZIQIN/B-10)
Banggar Setujui Struktur Rancangan APBD Kalteng 2017
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
MUI Kalteng Setujui Perubahan Nama IUI
DPRD Setujui Penyertaan Modal untuk PDAM Rp1,5 Miliar dan Bank Kalteng Rp4,5 Miliar
DPRD Dukung Pemprov Kalteng Naikkan Anggaran Kesehatan 10% APBD di Luar Gaji
Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Sekaligus Serap Aspirasi Masyarakat
DPRD Kotawaringin Timur Rombak Keanggotaan BK, Banmus, Banggar, Komisi, dan Baleg! Ada Apa?
Yantenglie Disarankan Laporkan 19 Anggota DPRD yang Setujui Pemakzulan
Komentar (0)
Memuat komentar…

