BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual.
Rapat yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian ini juga membahas perkembangan inflasi nasional dan daerah serta langkah pengendaliannya.
“Pengendalian inflasi menjadi salah satu prioritas daerah. Kami akan terus memperkuat sinergi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemerintah kabupaten/kota, dan instansi terkait untuk menjaga pasokan, stabilitas harga, serta daya beli masyarakat,” tandas Yuas seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 17 Juni 2026.
Dalam rapat tersebut, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan Kalimantan Tengah mencatat inflasi bulanan sebesar 0,34 persen dan inflasi tahunan sebesar 4,56 persen pada Mei 2026.
Pemprov Kalimantan Tengah menyatakan akan terus memperkuat koordinasi bersama TPID, pemerintah kabupaten/kota, dan instansi terkait dalam menjaga pasokan serta stabilitas harga di daerah. (HERMAWAN DP/R)
Yuas Elko Tegaskan Komitmen Pemprov Kalteng Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Menteri ESDM: Harga BBM Subsidi Tetap Demi Jaga Daya Beli Masyarakat
PDIP Tegaskan Komitmen Zero Mahar di Forum Asia
Vance Tegaskan AS Mampu Hadapi China, tapi Tetap Jaga Hubungan dengan Beijing
Land Banking untuk Jaga Harga Rumah MBR Tetap Terjangkau
Kekeringan Meluas, Pemprov Kalteng Salurkan Air Bersih ke Sejumlah Desa
Warga Ipuh Bangun Jaya dan Danau Usung Apresiasi Bantuan Air Bersih Pemprov Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







