BORNEONEWS, Sampit - Kerusakan jalan yang menghubungkan Kecamatan Parenggean ke Kecamatan Telaga Antang membuat warga harus mencari jalur lain, salah satunya dengan melewati jalan perusahaan.
"Sudah berbulan-bulan ini rusak parah, kalau melewati jalur rusak itu saat hujan pasti terjebak, tapi biasanya kalau ambil aman lewat jalan perusahaan bisa saja kalau mobil kecil atau motor yang melewatinya," kata Toto, warga Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Senin (31/7/2017).
Menurut Toto, warga selalu kesulitan beraktivitas terutama saat musim penghujan. Ia berharap, Pemerintah Provinsi yang menangani jalur itu segera melakukan pengaspalan. Jalan itu merupakan akses warga di wilayah hulu untuk bepergian ke Kota. "Jalan perusahaan yang jadi alternatif, itupun kalau musim hujan juga sulit dilalui, makanya kalau jalur poros diaspal sangat membantu kami sekali," tegasnya.
Menurut Toto, jalan yang mengalami kerusakan itu sepanjang 13 kilometer, namun yang rusak parah sekitar 8 kilometer dari Km 20 Desa Karya Bersama hingga ke Km 28 Desa Buana Mustika. "Jika hujan tak hanya terjebak, namun juga banyak kendaraan yang terbalik. Kalau ada kendaraan yang terbalik, sudah itu, macet total jalannya," tegasnya.
Toto berharap, dalam waktu dekat ini paling tidak pihak perusahaan sekitar bisa ikut membantu melakukan perbaikan, agar jalan itu bisa dilalui. Sementara ini, sambil menunggu proyek dari Pemerintah Provinsi yang menangani masalah jalan itu. (NACO/B-2)
Jalan Negara Lumpuh, Warga Wilayah Utara Manfaatkan Jalan Perusahaan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Miris, Para Petani di Palingkau Bangun Jalan dengan Biaya Sendiri
PT Austral Byna akan Perbaiki Jalan Sabuh
Jalan di Perkebunan PT LGE Becek Dan Licin, Banyak Truk Amblas Bahkan Terguling
Infrastruktur Jalan Ini Sebabkan Hipertensi dan Tuli Permanen, Loh Kok Bisa?
Sudah Tiga Kali Ganti Pimpinan, Jalan Masuk Rumah Sakit Masih Rusak
Warga Negara Tiongkok Dikeroyok Hingga Alami Luka Serius
Komentar (0)
Memuat komentar…

