BORNEONEWS, Sampit - Ada beberapa desa di Kabupaten Kotawaringin Timur diduga selewengkan dana desa. Bahkan, ada yang sudah diproses di Kejaksaan Negeri Kotim.
Menurut Plt Sekda Kotim H Halikinnor, ada empat desa yang diduga menyalahgunakan dana desa yakni Desa Soren, Simpur, Tumbang Maya dan Desa Tumbang Majene. Sebelum masalah itu sampai di Kejaksaan, sudah jadi temuan Inspektorat Kabupaten Kotim.
"Biasanya ada prosedur yang dilakukan di Inspektorat. Sebelum ke Kejaksaan, diperiksa dulu oleh Inspektorat. Kalau ada temuaan, dibina dan diberi waktu 60 hari untuk mengembalikan," tegas Halikinnor.
Jika tidak, maka akan diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti, karena sudah mengarah pada tindak pidana yang mengakibatkan kerugian negara.
Menurut Halikinnor, mereka sudah berulang kali mengingatkan para Kades untuk hati-hati dalam mengelola dana desa. Mengingat, sejak 2015 lalu dana yang digelontorkan sangat besar untuk tiap desa yang nilainya mencapai miliaran rupiah.
Setiap desa mendapatkan dana untuk menunjang pembangunan dan operasional desa didukung dengan dua bantuan yakni alokasi dana desa yang bersumber dari APBD dan dana desa bersumber dari APBN.
Sementara itu, sejumlah kasus penggunaan dana desa yang sudah diproses di Kejari Kotim yakni dugaan korupsi dana desa di Cempaka Putih, Desa Batuah, Tumbang Maya dan Tumbang Majene.(NACO/B-2)
Beberapa Desa di Kotim Diduga Selewengkan Dana Desa
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kejaksaan Turunkan Tiga Penyidik Cek Kegiatan Dana Desa di Batuah
SDM Rendah Menjadi Kendala Lambatnya Penyaluran Dana Desa
Penyidik Kejaksaan akan Cek Kegiatan Dana Desa di Dua Wilayah ini
Saber Pungli Sosialisasikan Penggunaan Dana Desa, Serta Bidang Pendidikan
Kapolres Barito Selatan Imbau Kades Pasang Spanduk Pengunaan Dana Desa
Satgas Saber Pungli Kalteng Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…

