BORNEONEWS, Sampit - Jalur Bundaran Balanga di Jalan Jenderal Sudirman Km 3,5 Sampit kerap kali rusak. Lantaran dilintasi oleh angkutan besar yang lalu lalang di kawasan itu, rencananya di APBD perubahan diusulkan agar dikerjakan dengan sistem rigit beton.
"Jalur Bundaran Balanga harus rigit beton, karena kalau tidak dan hanya diaspal begitu saja seperti selama ini umur jalannya tidak akan panjang, sebentar saja rusak," kata Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Jhon Krisli, Rabu (23/8/2017).
Jika jalan itu menggunakan dasar rigit beton kemudian dilapisi aspal dia yakin umur jalan itu akan panjang, sehingga memudahkan pengguna jalur itu melewatinya.
"Jalur bundaran ini harus kita pikirkan, karena jalur pusat kita, apalagi bundaran dan kawasan ini dijadikan sebagai objek wisata kita," kata politisi PDI Perjuangan ini.
Menurut Jhon peningkatan jalan bundaran harus cepat dilakukan, bahkan ia menyarankan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotim H Machmoer agar dialokasikan di APBDP 2017 ini.
Dia yakin kegiatan itu cepat dilakukan, mengingat pengerjaan rigit cepat dilakukan. "Aspal yang ada dikoyak, lalu agregat kemudian rigit beton diatasnya lapisi aspal, dua bulan pasti selesai" ungkap Jhon lagi.
Jalur Bundaran Balanga merupakan akses menuju ke kota serta jalur lintas kabupaten dari Sampit ke arah Pangkalan Bun, Seruyan dan ke lingkar luar. Jalur ini juga paling banyak dilalui angkutan besar seperti sawit maupùn CPO. (NACO/B-6)
Jalur Bundaran Balanga Sampit Diusulkan Rigit Beton
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kurangi Kepadatan di Jalur Trans Kalimantan, Pemkab Kotim akan Bangun Jalan Baru
Peningkatan Jalan Masuk TPA Palingit Mulai Dikerjakan
SDN 2 Pematang Dulu Gubuk Sekarang Bangunan Beton
Kadis PU Katingan: Pelebaran Jalan Trans Kalimantan Buka Wajah Kota Kasongan
Kepala Dinas PU Katingan Minta Pengendara Hati-Hati Saat Melintas di Jalan Trans Kalimantan
Pelebaran Jalan Trans Kalimantan Terkendala Hujan
Komentar (0)
Memuat komentar…

