BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah.
Musibah kebakaran dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal musim sehingga pencegahan harus menjadi perhatian setiap keluarga.
"Kebakaran rumah ini tidak mengenal musim. Kalau memang musibah, kita tidak tahu menimpa siapa, kapan saja, dan di mana saja. Makanya selalu kita ingatkan agar masyarakat berhati-hati," kata Halikinnor, Jumat, 30 Oktober 2026.
Ia meminta warga lebih cermat dalam menggunakan api, terutama saat beraktivitas di dapur. Selain itu, kondisi instalasi listrik di rumah juga perlu diperiksa secara berkala untuk memastikan seluruh jaringan masih aman digunakan.
Halikinnor menyoroti instalasi listrik yang sudah berusia tua dan kabel yang tidak lagi memenuhi standar keamanan. Kondisi tersebut berisiko memicu korsleting apabila tidak segera diperbaiki.
Ia juga mengingatkan kebiasaan menambah banyak sambungan pada satu stop kontak. Penggunaan satu titik sambungan untuk menampung terlalu banyak perangkat listrik dapat membebani kabel dan memicu panas berlebih.
"Kadang-kadang warga membuat satu stop kontak menjadi lima. Padahal daya tahan kabel itu tidak sekuat itu. Kalau terlalu panas, bisa terjadi korsleting," ujarnya.
Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi peralatan dan jaringan listrik di rumah. Penggunaan stop kontak harus disesuaikan dengan kapasitasnya, sementara kabel yang sudah rusak atau tidak layak sebaiknya segera diganti.
Halikinnor berharap imbauan tersebut menjadi perhatian masyarakat agar risiko kebakaran rumah dapat ditekan. (DEWI PATMALASARI/R)









