BORNEONEWS, Kuala Pembuang  – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kabupaten Seruyan terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan edukatif bagi masyarakat.

Salah satunya dengan menggelar Les Bahasa Inggris Gratis melalui program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dengan metode pembelajaran yang edukatif dan menyenangkan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Seruyan, Angga, mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya perpustakaan dalam memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan pembelajaran dan pengembangan keterampilan.

Melalui les gratis ini, peserta mendapatkan pengetahuan sekaligus kesempatan untuk belajar dan mempraktikkan bahasa Inggris, mulai dari pengenalan kosakata hingga meningkatkan kemampuan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis.

Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keterampilan penting yang dapat menunjang pendidikan serta membuka peluang lebih luas bagi generasi muda di masa depan.

Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan minat belajar, memperluas wawasan, serta membekali peserta dengan kemampuan berbahasa Inggris yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia pendidikan.

“Melalui program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Dispursip Seruyan berkomitmen menjadikan perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga sebagai ruang belajar, berkreasi, dan mengembangkan keterampilan masyarakat, “ katanya, Jumat, 30 Oktober 2026.

Dengan berbagai kegiatan berbasis inklusi sosial, perpustakaan diharapkan semakin dekat dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pengetahuan dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Seruyan. (FAHRUL/H)