BARITO TIMUR – BORNEONEWS, Tamiang Layang – Tim gabungan instansi pemerintah, aparat keamanan dan komunitas relawan berkolaborasi melakukan gotong royong menangani jalan berlubang di depan SPBU Ampah Kota, Kabupaten Barito Timur, Senin, 2 November 2026. Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap keselamatan pengguna jalan yang menghadapi risiko kecelakaan di kawasan tersebut.

Kegiatan ini melibatkan anggota Brimob, Dinas Pemadam Kebakaran Pos Kecamatan Dusun Tengah, Pemerintah Kecamatan Dusun Tengah, BPK Samuja, Relawan Gang Bakti (RGB-33), Komsar dan RJMB. Mereka bergotong royong sebagai upaya membantu mengurangi bahaya akibat kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan.

Bendahara RGB-33 Ampah, Fahriansyah, mengatakan kondisi jalan di depan SPBU Ampah masih memprihatinkan. Sejumlah titik mengalami kerusakan berupa lubang yang dapat membahayakan pengendara, terutama mereka yang melintas tanpa mengetahui kondisi jalan.

"Di beberapa titik kondisinya berlubang-lubang," kata Fahriansyah.

Menurut Fahriansyah, kerusakan jalan tersebut menjadi perhatian karena kawasan itu merupakan jalur lintas provinsi sekaligus jalur utama yang digunakan masyarakat. Tingginya aktivitas kendaraan membuat kondisi jalan yang rusak berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas sekaligus mengancam keselamatan pengguna jalan.

Ia menjelaskan, genangan air saat hujan menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan di kawasan tersebut. Air yang menggenang dapat menutupi lubang sehingga pengendara kesulitan mengenali kondisi permukaan jalan dan berisiko mengalami kecelakaan.

Fahriansyah mengatakan pihaknya mendorong agar perbaikan jalan segera dilaksanakan oleh pihak yang berwenang. Menurutnya, penanganan yang lebih menyeluruh diperlukan agar kerusakan tidak terus berulang dan kecelakaan dapat dicegah.

"Kami mendorong supaya perbaikan segera dilaksanakan agar kejadian kecelakaan tidak terulang," ujarnya.

Selain melakukan gotong royong, para peserta kegiatan juga memberikan tanda pada bagian jalan yang rusak sebagai peringatan bagi pengendara. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan, khususnya ketika melintas di depan SPBU Ampah.

Fahriansyah berharap kolaborasi lintas instansi dan komunitas tersebut dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan sekaligus mendorong percepatan perbaikan jalan secara permanen. Ia menilai keselamatan pengguna jalan perlu menjadi perhatian bersama agar kerusakan serupa tidak terus menimbulkan korban. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)