BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan (MD-AHK) dan Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) Kabupaten Kapuas menggelar rapat kerja (raker) membahas penguatan kelembagaan dan program pembinaan umat, Kamis, 5 November 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Basarah Agama Hindu Kaharingan, Jalan Melati, Kuala Kapuas, tersebut diikuti 93 peserta dari perwakilan pengurus kecamatan dan majelis kelompok se-Kabupaten Kapuas.
Raker ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Palangka Raya.
Ketua Umum Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan Pusat, Walter S. Penyang, bersama Ketua LPT-IK Pusat Parada LKDR mendorong penguatan tradisi persembahyangan atau basarah serta kesiapan kontingen Kapuas menghadapi festival tersebut.
Pelaksanaan raker dibagi menjadi dua agenda. Raker MD-AHK berlangsung pada 4–6 November 2026, sedangkan Raker LPT-IK dijadwalkan pada 6–8 November 2026.
Kegiatan mengusung tema "Dengan Semangat Penyang Hinje Simpei Kita Tingkatkan Kualitas Kelembagaan Hindu Kaharingan". Pembahasan diarahkan pada peningkatan kualitas organisasi dan penyusunan program kerja untuk pembinaan umat.
Wakil Bupati Kapuas Dodo membuka kegiatan tersebut mewakili Bupati Kapuas M Wiyatno. Dalam sambutan tertulis bupati yang dibacakannya, pengurus lembaga diminta memperkuat pembinaan generasi muda dan menyusun program yang sesuai kebutuhan masyarakat hingga tingkat desa.
"Marilah kita merawat kerukunan intern maupun antarumat beragama di Kabupaten Kapuas dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai falsafah Huma Betang," ujar Dodo.
Raker ini diharapkan menghasilkan program kerja yang terukur, sekaligus memperkuat peran MD-AHK dan LPT-IK dalam pembinaan umat Hindu Kaharingan serta pelestarian tradisi keagamaan di Kabupaten Kapuas. (SABRIANOOR/r)









