BORNEONEWS, Kudus - Pasangan ganda campuran muda Indonesia, Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti, mulai membidik prestasi di level senior setelah meraih gelar juara dunia junior pada BWF World Junior Championships (WJC) 2026 di Kairo, Mesir.

Luthfi/Dian memastikan gelar juara setelah mengalahkan pasangan China, Feng Yi Lang/Li Meng Han, melalui pertandingan ketat tiga gim dengan skor 17-15, 8-15, dan 16-14.

Keberhasilan tersebut menjadi langkah awal bagi keduanya untuk bersaing di jenjang senior. Luthfi mengatakan, peningkatan kualitas permainan menjadi fokus utama agar mampu menghadapi persaingan yang lebih tinggi.

"Jadi kita habis juara di WJC kemarin kan otomatis kita masuk ke senior. Jadi kualitas kita ditambah lagi biar bisa bersaing di level senior," kata Luthfi di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu, 7 November 2026.

Dian menambahkan, keduanya akan mematangkan teknik dan mental bertanding. Kepercayaan diri juga menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan di level senior.

Menurutnya, pengalaman menjadi juara dunia junior harus diikuti dengan peningkatan kemampuan agar dapat bersaing dengan pemain-pemain yang lebih berpengalaman.

Atas prestasi tersebut, Luthfi/Dian menerima apresiasi berupa bonus Rp60 juta dari Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Apresiasi juga diberikan kepada Radithya Bayu Wardhana yang menjuarai nomor tunggal putra. Selain atlet, tim manajer dan jajaran pelatih turut menerima penghargaan dengan total bonus yang disalurkan mencapai Rp200 juta.

Luthfi menyebut penghargaan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk terus meningkatkan prestasi dan membawa nama Indonesia di kancah internasional.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, berharap pencapaian para atlet PB Djarum di kejuaraan dunia junior dapat menjadi bekal untuk menghadapi persaingan di level senior.

Ia menilai persaingan di jenjang senior jauh lebih ketat sehingga para atlet perlu terus mengembangkan kemampuan sebelum melangkah menuju level elite dunia.

Adapun rincian apresiasi yang diberikan meliputi Rp45 juta untuk Radithya Bayu Wardhana sebagai juara tunggal putra dan Rp60 juta untuk Luthfi/Dian sebagai juara ganda campuran.

Sementara itu, tim manajer Eskar Denantara menerima Rp25 juta. Kepala Pelatih Tunggal Putra Wiempie Mahardi dan Kepala Pelatih Ganda Campuran Muhammad Rijal masing-masing memperoleh Rp25 juta.

Asisten Pelatih Tunggal Putra Ihsan Maulana Mustofa dan Asisten Pelatih Ganda Campuran Hendra Mulyono masing-masing menerima Rp10 juta.

SUMBER: ANTARA