BORNEONEWS, Buntok – Sebuah video yang beredar di media sosial menyebutkan adanya helikopter jatuh di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito daerah Desa Tabatan. Informasi tersebut langsung menarik perhatian masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Jenamas, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah.

Menindaklanjuti informasi yang beredar, Kapolsek Jenamas IPDA Muh Akbar Ubaydillah bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus mengecek langsung lokasi yang disebut-sebut menjadi tempat jatuhnya helikopter tersebut.

“Iya mas ini diperjalanan menuju TKP,” katanya, Minggu, 8 November 2026.

Sementara itu Camat Jenamas Zulkarnain Masdipura juga bergerak menuju TKP untuk memastikan kejadian, kedatangan aparat dan pihak kecamatan juga diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai titik lokasi peristiwa, apakah masuk wilayah administrasi Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, atau wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pasalnya, kawasan DAS Barito melintasi sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Karena itu, penentuan wilayah administrasi harus berdasarkan titik koordinat lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kronologi jatuhnya helikopter, jenis helikopter, jumlah penumpang maupun kemungkinan adanya korban.

Masyarakat diimbau tidak terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar sebelum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang.

Perkembangan kejadian ini masih menunggu hasil pengecekan Camat Jenamas dan Kapolsek Jenamas di lapangan. (URIUTU DJAPER/j)