BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengingatkan semua pihak untuk tidak membiarkan apabila medapati titik hotspot kebakaran di Bumi Tambun Bungai. Kalau ada titik hotspot langsung padamkan
Disebut bencana nasional, kata dia, tidaklah harus menunggu ada 500 titik hotspot yang terpantau. "Jangan sampai menunggu ada 500 titik hotspot, baru dianggap bencana nasional," kata Sugianto, Rabu (22/6/2016).
"Kalau sudah ada satu titik, langsung padamkan. Jadi jangan menunggu sampai 500 titik," imbuhnya.
Dia menambahkan, pemantauan titik hotspot akan dikoordinatori Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Sugianto juga berencana membuat saluran dana terkait bencana akan melalui satu pintu saja. "2017 kita akan terapkan satu pintu. Karena berkaitan dengan bencana, maka tugasnya BPBD," tuturnya. (BUDI YULIANTO/m)
Gubernur Kalteng Ingatkan Kalau Ada Titik Hotspot Langsung Padamkan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gubernur Kalteng Berikan Hadiah untuk Anggota Paskibra
Gubernur Berpesan Anggota Paskibra Kalteng Jangan Merokok dan Narkoba
Baru 62 Perusahaan yang Ikuti Permintaan Gubernur Nabung di Bank Kalteng
Tiga Hotspot Terpantau di Gunung Mas
17 Hotspot Sudah Terpantau di Kabupaten Sukamara
Kalimantan Tengah Dihujani Hotspot Karhutla, Pantauan Satelit Justru Nihil
Komentar (0)
Memuat komentar…

