**Borneonews - Mataram**, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, yang terletak di Nusa Tenggara Barat, mengumumkan bahwa data Registrasi Sosial Ekonomi (*regsosek*) akan digunakan sebagai dasar dalam upaya penanggulangan kemiskinan di kawasan tersebut. Hal ini disampaikan oleh Bupati Lombok Utara, Djohan Sjamsu, dalam sebuah keterangan resmi yang dirilis di Mataram.
Bupati menjelaskan bahwa penggunaan data *regsosek* sangat penting dalam merumuskan strategi untuk mengatasi masalah kemiskinan di daerahnya. Dalam upaya ini, Pemkab Lombok Utara juga telah menjalin kerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia. Kerjasama ini dicatat dalam sebuah nota kesepakatan yang berlandaskan pada pemberian hak akses serta pemanfaatan data *regsosek*.
Djohan Sjamsu mengungkapkan optimisme ketika menyatakan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Utara menunjukkan tren penurunan yang signifikan. Dijelaskan bahwa saat Kabupaten Lombok Utara baru terbentuk, angka kemiskinan berada pada angka lebih dari 43 persen. Selama kurun waktu 16 tahun, angka tersebut berkurang sekitar 20 persen, menunjukkan kemajuan yang positif dalam penurunan kemiskinan.
Kabupaten Lombok Utara dianggap sebagai daerah yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam usaha mengurangi angka kemiskinan. Bupati menekankan bahwa berbagai langkah dan inisiatif telah diusahakan untuk mencapai penurunan angka kemiskinan yang lebih lanjut. Dia berharap kolaborasi yang terjalin dapat mempercepat upaya untuk mengurangi sisa angka kemiskinan yang masih ada.
Sementara itu, Direktur Pusat Kebijakan dan Manajemen (PKPM) Bappenas, Tirta, menyatakan bahwa data *regsosek* berperan penting sebagai satu sumber data untuk berbagai program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Dia menambahkan bahwa pemanfaatan data ini akan sangat berharga untuk perencanaan, kesehatan, serta sektor-sektor lainnya.
Lebih lanjut, Tirta menjelaskan bahwa data *regsosek* bisa digunakan untuk memfasilitasi perencanaan dan penganggaran program-program daerah serta membantu dalam upaya pengentasan kemiskinan. Pada tahun 2024, data ini akan dimutakhirkan untuk memastikan akurasi dan relevansinya dengan situasi terkini.
Pemanfaatan data *regsosek* diharapkan dapat mendukung pembangunan yang terintegrasi, sehingga masyarakat mendapatkan keuntungan dari program-program yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
ANTARA
Data Regsosek Sebagai Solusi Penurunan Kemiskinan di Lombok Utara
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Mensos Targetkan Penurunan Kemiskinan Ekstrem 0 Persen dalam 2 Tahun
Kolaborasi Pentahelix Kunci Penurunan Kemiskinan di Palangka Raya
Dampak dan Solusi Ditawarkan untuk Penurunan Frekuensi Penerbangan di Kalteng
Rakor Persiapan Verifikasi Data P3KE: Upaya Murung Raya Menuju Penghapusan Kemiskinan Ekstrem
BNPPDT Petakan Kebutuhan Paspor Gratis hingga Pembangunan Jembatan di Perbatasan
Flavio Bolsonaro Dilaporkan Menuju AS Usai Kalah dalam Pilpres Brasil
Komentar (0)
Memuat komentar…







