BORNEONEWS, Sampit - Aliansyah, warga Desa Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS) berencana melapor kehilangan kelotoknya ke aparat kepolisian.
Ia kehilangan kelotok tersebut pada 2 Agustus 2017 malam saat tambat di tempat rekannya di wilayah Bagenda, Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU). "Waktu itu kelotok saya tambatkan dilanting dan saya naik cari makan, saat turun sudah tidak ada lagi kelotoknya," kata Aliansyah, Kamis (31/8/2017) menceritakan.
Akibat kejadian itu, ia sudah membuat surat pengantar dari RT atas kehilangan kelotok tersebut. "Rencananya saya mau melapor ke pihak kepolisian," ucapnya.
Laporan tersebut rencananya dilakukan oleh Aliansyah bersama kuasa hukumnya Mahdianur, bahkan mereka berencana melaporkan kejadian itu langsung ke Polda Kalteng.
"Korban sudah lapor ke polsek atas kehilangan itu, namun diarahkan polsek agar lapor ke polres langsung, makanya mending kami laporkan ke Polda Kalteng saja sekalian," tegas Mahdianur.
Menurut Mahdianur, hilangnya kelotok Aliansyah, ada indikasi mengarah pada pencurian. Bahkan, posisi kelotok tersebut saat ini mereka sudah mengetahuinya, dari itu mereka akan melaporkannya terlebih dahulu agar kasus itu segera diproses. (NACO/B-2)
Kelotok Hilang, Warga MHS Mau Mengadu ke Polda
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Warga Mengadu Kecurangan Pilkades ke Wakil Rakyat
Warga Tanjung Jorong ini Disikat Habis-habisan Oleh Perusahaan
Warga Tanjung Jorong yang Dilaporkan Dalam Sejumlah Kasus ini Tampak Pasrah
DPRD Kotim: Edukasi Warga Soal Hukum untuk Minimalisasi Tindak Pidana
Banyak Warga Kehilangan Sapi dan Sepeda Motor, Bupati Sakariyas: Saya Minta Aparat Razia Mobil Box
Polisi Razia Narkoba Dan Konten Porno di SMAN 1 MHS
Komentar (0)
Memuat komentar…

