BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Syaufwan Hadi mengingatkan dinas terkait dan satuan pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca yang sudah kurang lebih dua hari tidak turun hujan.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena berpotensi memicu munculnya kembali kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di wilayah Palangka Raya.
“Sudah kurang lebih hampir dua hari tidak turun hujan. Dinas terkait dan satuan pendidikan harus tetap waspada terhadap kemungkinan munculnya kembali asap akibat karhutla,” kata Syaufwan, Senin, 2 November 2026.
Ia menegaskan, kondisi cuaca yang mulai kering tidak boleh membuat pemerintah dan masyarakat lengah terhadap potensi karhutla.
Syaufwan meminta instansi terkait terus memantau kondisi lapangan, terutama kawasan yang rawan kebakaran. Langkah antisipasi dinilai penting agar kebakaran tidak meluas dan kembali berdampak terhadap aktivitas masyarakat.
Selain itu, satuan pendidikan diminta memperhatikan kondisi lingkungan dan kualitas udara sebelum melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal.
Menurutnya, kesehatan peserta didik harus menjadi prioritas apabila kabut asap kembali muncul. Sekolah perlu berkoordinasi dengan dinas terkait dan mengikuti rekomendasi pemerintah mengenai kegiatan pembelajaran.
“Jangan sampai kondisi ini membuat kita lengah, terutama dalam melindungi kesehatan masyarakat dan peserta didik,” tegasnya.
Syaufwan berharap seluruh pihak tetap siaga dan memperkuat koordinasi dalam mengantisipasi karhutla, sehingga dampak asap terhadap kesehatan, pendidikan, dan aktivitas masyarakat dapat diminimalkan. (MARINI/R)









