KOTAWARINGIN TIMUR – BORNEONEWS, Sampit - DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) akan mengawal usulan anggaran Rp1,2 miliar untuk rehabilitasi Dermaga Selamat Datang Sampit di Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau. Perbaikan dermaga yang menjadi salah satu ikon daerah sekaligus jalur mobilisasi masyarakat dan barang tersebut diharapkan dapat direalisasikan pada 2027.

"Sesuai dengan hasil reses kami kemarin dan ini sudah kami sampaikan melalui Komisi IV bahwa besar harapan kita itu bisa terakomodasi di tahun depan," kata Anggota DPRD Kotim Daerah Pemilihan (Dapil) II Dadang Siswanto, Senin, 2 November 2026.

Dadang menilai rehabilitasi dermaga tersebut penting karena merupakan fasilitas umum yang memiliki fungsi strategis bagi masyarakat. Selain menjadi sarana penyeberangan, Dermaga Selamat Datang Sampit juga menjadi salah satu wajah daerah yang dilihat masyarakat ketika memasuki kawasan Sampit melalui jalur sungai.

Menurutnya, kondisi dermaga yang berlubang di sejumlah bagian tidak seharusnya dibiarkan karena dapat mengurangi kenyamanan pengguna sekaligus merusak tampilan kawasan. Sebagai salah satu ikon Sampit, fasilitas tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

"Ikon Sampit, masak berlubang-lubang di bawahnya. Itu membuat wajah Sampit yang kurang bagus. Untuk itu, kita berharap tahun depan itu bisa diakomodasilah hal itu oleh Dinas Perhubungan," ujarnya.

Usulan rehabilitasi sebesar Rp1,2 miliar telah disampaikan Dishub Kotim untuk dimasukkan dalam anggaran 2027. DPRD akan mengawal pembahasan tersebut agar kebutuhan perbaikan dermaga dapat dipertimbangkan dalam penyusunan APBD.

Ia mengatakan, pembahasan finalisasi anggaran melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD dijadwalkan pada 16–17 November 2026. Dalam pembahasan itu akan diketahui apakah usulan rehabilitasi Dermaga Selamat Datang Sampit dapat diakomodasi atau belum.

"Sudah diusulkan, makanya kita tunggu tanggal 16–17 November infonya kita rapat Banggar untuk memfinalisasi apakah itu terakomodir apa tidak. Harus kita kawal karena itu wajah Sampit dan salah satu sarana mobilisasi orang dan barang di situ," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kotim Raihansyah menyampaikan bahwa pihaknya mengusulkan anggaran Rp1,2 miliar untuk rehabilitasi berat dermaga tersebut pada 2027. Usulan itu disiapkan setelah melihat kondisi fasilitas yang mengalami kerusakan, terutama lantai kayu ulin yang berlubang di sejumlah titik serta gazebo yang memerlukan perbaikan.

Rencana penanganan meliputi perbaikan lantai dermaga, gazebo, dan pembenahan tulisan Selamat Datang Sampit. (DEWI PATMALASARI/y)