BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H Shalahuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat melalui pembenahan tata kelola, manajemen, serta pengembangan infrastruktur PDAM.
Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Utara, H Shalahuddin saat melaksanakan kunjungan kerja ke Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Senin 2 November 2026 kemarin. Kunjungan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD atau yang mewakili, sejumlah kepala perangkat daerah, serta jajaran PDAM Tirta Mulia.
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menyampaikan, kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung sistem pengelolaan perusahaan daerah air minum yang telah menerapkan teknologi modern, sekaligus mempelajari berbagai inovasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pelayanan air bersih di Kabupaten Barito Utara.
Menurutnya, peningkatan pelayanan air bersih merupakan salah satu perhatian pemerintah daerah dalam pelaksanaan 11 Program Unggulan dan 12 Kegiatan Prioritas atau yang dikenal dengan program Sebelas Dua Belas.
"Kami bersama Wakil Bupati mendapatkan amanah dan kepercayaan dari masyarakat Kabupaten Barito Utara. Kepercayaan tersebut harus dijawab dengan kerja nyata, termasuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan air bersih yang layak, berkualitas, dan berkelanjutan," tegas H Shalahuddin.
Ia mengungkapkan, dengan jumlah penduduk Kabupaten Barito Utara sekitar 194 ribu jiwa, pelayanan air bersih harus terus ditingkatkan. Berdasarkan laporan yang diterima, saat ini terdapat sekitar 18 ribu pelanggan PDAM yang aktif membayar.
Karena itu, pemerintah daerah menargetkan adanya perubahan signifikan pada tahun 2027, baik dari aspek manajemen, kualitas pelayanan, maupun infrastruktur pendukung.
Bupati juga memaparkan sejumlah langkah pembangunan yang telah dan sedang dipersiapkan, di antaranya pembangunan reservoir di wilayah Desa Jingah. Selain itu, kapasitas produksi air untuk kebutuhan wilayah perkotaan sekitar 130 liter per detik, ditambah dukungan APBN sebesar 50 liter per detik, sehingga total kapasitas yang tersedia nantinya mencapai sekitar 180 liter per detik.
"Namun, kapasitas produksi saja tidak cukup. Kita juga harus memastikan manajemen pengelolaan berjalan baik, jaringan perpipaan tertata, serta perhitungan teknis dan sistem hidrolika distribusi air benar-benar diperhatikan," ujarnya.
Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap terbangun kerja sama dan transfer pengetahuan yang dapat menjadi landasan percepatan pembenahan PDAM Tirta Mulia, sehingga peningkatan kualitas pelayanan air bersih dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Direktur Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo menyambut positif kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk berbagi pengalaman, khususnya terkait pengelolaan perusahaan daerah air minum, peningkatan kualitas pelayanan, dan penerapan teknologi digitalisasi.
"Kaji tiru ini menjadi momentum penting untuk saling berbagi pengalaman. Kami menyambut hangat kehadiran Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan siap mendukung pembenahan tata kelola serta penerapan teknologi digitalisasi agar pelayanan air bersih dapat berjalan semakin profesional, andal, dan efisien," ungkap Priyo Sudibyo. (RAMADHANI/y)









