BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua I Komisi III DPRD Palangka Raya, Dede Ardiansyah, meminta tenaga pendidik menyusun langkah untuk mengejar ketertinggalan materi pembelajaran akibat terganggunya kegiatan belajar mengajar selama kondisi kabut asap.
Menurutnya, penyesuaian metode pembelajaran, termasuk penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), perlu diikuti dengan upaya mengejar materi yang belum tersampaikan kepada peserta didik.
Dede berharap, guru dapat merancang strategi pembelajaran agar target kurikulum tetap tercapai meskipun kegiatan belajar mengajar sempat mengalami penyesuaian.
“Ketertinggalan kurikulum harus dikejar oleh tenaga pendidik. Harapan kami, tenaga pendidik membuat suatu permulaan atau langkah agar target kurikulum bisa tercapai,” ujarnya, Selasa, 3 November 2026.
Ia menekankan, kondisi yang mengharuskan pembelajaran dilakukan secara daring tidak boleh membuat proses pendidikan kehilangan arah.
"Guru perlu mengatur kembali waktu dan materi pembelajaran dengan mempertimbangkan kemampuan peserta didik," tambahnya.
Dede juga berharap Dinas Pendidikan bersama pihak sekolah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran selama masa kabut asap.
"Dengan demikian, materi yang belum tersampaikan dapat dipetakan dan ditindaklanjuti," mintanya.
Menurutnya, mengejar ketertinggalan pembelajaran juga perlu dipersiapkan agar capaian pendidikan tidak terganggu. (MARINI/y)









