BORNEONEWS, Palangka Raya – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya tidak hanya berdampak terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga menyebabkan kerusakan sejumlah infrastruktur jalan, mulai dari rambu lalu lintas hingga jaringan kabel penerangan jalan umum (PJU).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Hadi Suwandoyo, membenarkan adanya kerusakan pada sejumlah perangkat infrastruktur jalan akibat terpapar api saat kebakaran terjadi di beberapa lokasi.

Ia mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan pendataan sekaligus menyiapkan langkah perbaikan atau revitalisasi terhadap fasilitas yang terdampak kebakaran.

“Beberapa rambu lalu lintas di ruas jalan itu ada yang terkena api sehingga kami perlu melakukan perbaikan kembali,” ujar Hadi, Rabu, 4 November 2026.

Selain rambu lalu lintas, kebakaran juga mengakibatkan kerusakan berat pada jaringan kabel listrik yang menyuplai penerangan jalan umum. Bahkan, sejumlah kabel dilaporkan terputus sehingga menyebabkan lampu penerangan jalan di beberapa titik padam.

"Kondisi tersebut menjadi perhatian Dishub karena keberadaan PJU dan rambu lalu lintas sangat penting untuk menunjang keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari," tambahnya.

Hadi menyebutkan, terdapat dua lokasi yang kini menjadi fokus perhatian timnya, yakni Jalan Soekarno dan Jalan Talawang Raya. Kedua ruas jalan tersebut masih memiliki titik rawan yang membutuhkan pengawasan secara intensif.

"Dishub Kota Palangka Raya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur di kawasan terdampak karhutla. Pendataan kerusakan juga diperlukan untuk menentukan kebutuhan perbaikan dan penanganan lebih lanjut," bebernya.

Perbaikan fasilitas tersebut diharapkannya dapat segera dilakukan sehingga fungsi rambu lalu lintas dan penerangan jalan kembali optimal, sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan bagi masyarakat pengguna jalan. (MARINI/y)