BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) terus berupaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya makan ikan.

Salah satu upayanya yakni melalui sosialisasi gerakan masyarakat makan ikan (Gemarikan) yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sarerangan, Kecamatan Tewah, Selasa, 3 November 2026.

"Kegiatan ini kami berkolaborasi dengan berbagai pihak salah satunya TP PKK Kabupaten Gunung Mas dan Gemarikan bukan hanya gerakan untuk membiasakan makan ikan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya bersama membangun sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat perikanan," ujar Kepala DPKP Kabupaten Gunung Mas Eigh Manto, Rabu, 4 November 2026.

Ikan merupakan sumber protein hewani yang berkualitas dan mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

Kata Eigh Manto, konsumsi ikan yang cukup dan beragam, sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang, dapat membantu mendukung pertumbuhan fisik, kesehatan, serta perkembangan kemampuan belajar anak.

Oleh karena itu, melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan, Pemkab Gumas ingin menanamkan pemahaman bahwa ikan bukan hanya makanan yang lezat, tetapi juga merupakan salah satu pilihan pangan bergizi yang baik bagi keluarga.

"Kepada anak-anak, kami berpesan agar kalian rajin makan ikan, menyukai beragam olahan ikan, dan tidak ragu mencoba menu ikan yang disiapkan oleh orang tua," ajak Eigh Manto.

Dikatakan, anak-anak yang cerdas dan sehat perlu didukung dengan makanan bergizi, rajin belajar, aktif bergerak, dan istirahat yang cukup.

Sedangkan, kepada Bapak dan Ibu orang tua atau wali murid, dirinya mengajak untuk menjadikan ikan sebagai bagian dari menu keluarga sehari-hari. Tidak harus selalu dengan olahan yang mahal atau rumit.

Ikan dapat disajikan dengan cara sederhana, menarik, dan disesuaikan dengan kebutuhan dan selera anak-anak, dengan tetap memperhatikan kebersihan, keamanan pangan, serta memastikan duri ikan dibuang dengan baik sebelum diberikan kepada anak.

Eigh Manto juga mengajak berbagai pihak dalam mendorong masyarakat makan ikan seperti kolaborasi dengan TP PKK.

Sinergi Dinas Perikanan dengan TP PKK Kabupaten memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi keluarga.

Melalui peran dan jaringan kader PKK hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, pesan tentang pentingnya konsumsi ikan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak keluarga.

Dia juga berharap gerakan ini memberikan dampak positif bagi sektor perikanan daerah. Semakin tinggi kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi ikan, semakin terbuka pula peluang pemasaran hasil perikanan yang pada akhirnya dapat mendukung peningkatan pendapatan nelayan, pembudidaya ikan, serta pelaku usaha perikanan.

"Saya berharap kegiatan sosialisasi ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Mari kita tindak lanjuti dengan tindakan nyata, mulai dari membiasakan anak makan ikan di rumah, menghadirkan menu ikan di lingkungan sekolah, hingga menggerakkan keluarga dan masyarakat untuk semakin mencintai produk perikanan lokal," ucapnya.

(RISKA/y)