BORNEONEWS, Palangka Raya — Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Palangka Raya melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang anak perempuan yang diduga tenggelam di aliran Sungai Kahayan, Kota Palangka Raya, Sabtu 7 November 2026. Kejadian dilaporkan terjadi pada pukul 14.10 WIB.
Kasi Operasi Basarnas Palangka Raya, Maulana Abdillah, menyampaikan bahwa korban bernama Aini, merupakan perempuan beralamat Jalan Mendawai, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.
Korban diduga tenggelam saat sedang berenang bersama teman - temannya di Sungai Kahayan.
“Informasi awal yang kami terima, korban sedang berenang bersama teman - teman di lokasi kejadian, lalu hilang dan diduga tenggelam. Tim segera bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian,” ujar Maulana Abdillah,
Berdasarkan kronologi yang diterima Basarnas, upaya pertolongan sempat dilakukan oleh warga di lokasi kejadian, namun korban hingga saat ini belum berhasil ditemukan.
Tim Rescue KPP Palangka Raya berangkat menuju lokasi pada pukul 15.30 WIB dan diperkirakan tiba di TKP sekitar pukul 15.47 WIB.
Operasi SAR ini melibatkan banyak unsur instansi. Di antaranya Basarnas, BPBD Provinsi Kalteng, Polairud Polda Kalteng, BPBD Kota Palangka Raya, PMI, ERP, serta BPK Putra Pahandut.
Berbagai sarana penunjang juga dikerahkan ke lokasi. Mulai dari Rescue Carrier, Water Rescue, peralatan selam, perangkat komunikasi, Drone Thermal, hingga peralatan medis guna mendukung keselamatan petugas sekaligus kesiapan penanganan apabila korban berhasil ditemukan.
Maulana Abdillah menambahkan bahwa proses pencarian akan terus dijalankan sesuai kondisi di lapangan.
Pihaknya juga meminta warga di sekitar Sungai Kahayan untuk waspada dan tidak berenang di lokasi yang berbahaya, terutama arus sungai yang sedang berpotensi deras.
“Kami mohon doa dari masyarakat agar operasi SAR berjalan lancar dan korban segera ditemukan. Informasi perkembangan terbaru akan kami sampaikan secara bertahap,” pungkasnya. (PATHUR/H)









