BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) semakin serius mempersiapkan diri menyambut pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XIII Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026. Sebagai tuan rumah, Kabupaten Kobar diperkirakan akan menerima hingga 15.000 orang yang terdiri dari atlet, ofisial, delegasi, hingga suporter dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalteng.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi antarkontingen sekaligus memastikan seluruh aspek pelaksanaan berjalan sesuai rencana. Berbagai kesiapan penyelenggaraan dibahas dalam kegiatan Chief de Mission (CdM) Meeting PORPROV XIII yang digelar di Aula Sangga Banua, Kantor Bupati Kobar, Sabtu, 7 November 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kobar, Alfan Kusnaini, menjelaskan bahwa pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan maupun rehabilitasi sejumlah venue pertandingan. Dukungan sarana dan prasarana turut menjadi bagian penting dalam persiapan Kobar sebagai tuan rumah.
“Sejumlah fasilitas yang disiapkan antara lain Stadion Sepak Bola, lintasan atletik, GOR Bola Voli dan Futsal Pangeran Ratu Sukma Alamsyah, GOR Basket, GOR Sepak Takraw, arena panahan, sirkuit motocross, jalur sepeda MTB, serta dinding panjat tebing,” kata Alfan Kusnaini.
Kemudian, Wakil Ketua III Panitia Besar PORPROV XIII, H. Ilham Busra, mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan pada tahun ini. Jika pada penyelenggaraan sebelumnya hanya terdapat 28 cabor, kali ini jumlahnya bertambah menjadi 32 cabor.
Dari keseluruhan cabang olahraga tersebut, Kabupaten Kobar akan menjadi lokasi pertandingan untuk 30 cabor. Sementara dua cabang lainnya, yakni renang dan balap motor jalan raya, dijadwalkan berlangsung di Kota Palangka Raya.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Kalimantan Tengah, Muhammad Hasan Nur, menyampaikan bahwa jumlah atlet yang telah masuk dalam sistem pendaftaran panitia mencapai 8.053 orang. Pelaksanaan ajang olahraga tingkat provinsi ini juga melibatkan sebanyak 1.152 personel panitia untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam rangka memastikan kesiapan setiap kontingen, panitia turut mempercepat proses administrasi dan verifikasi keabsahan atlet. Tahapan tersebut dilaksanakan melalui CdM Meeting dan akan dilanjutkan dengan Delegation Registration Meeting (DRM), sehingga data peserta dapat dipastikan sebelum pertandingan berlangsung.
Fasilitas yang dipersiapkan mencakup Stadion Sepak Bola dan lintasan atletik, GOR Bola Voli dan Futsal Pangeran Ratu Sukma Alamsyah, GOR Basket, GOR Sepak Takraw, arena panahan, sirkuit motocross, jalur sepeda MTB, hingga dinding panjat tebing. Pembenahan tersebut dilakukan untuk menunjang kebutuhan pertandingan dari masing-masing cabang olahraga.
Tidak hanya venue, kesiapan tempat tinggal bagi para tamu dan peserta juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Mengingat besarnya jumlah orang yang diperkirakan datang ke Pangkalan Bun.
Pemerintah Kabupaten Kobar telah melakukan pendataan terhadap sejumlah pilihan akomodasi, mulai dari hotel, wisma, hingga rumah singgah. Selain itu, kerja sama dengan asosiasi pengembang perumahan setempat juga disiapkan untuk menambah alternatif tempat menginap.
Melalui persiapan yang terus dimatangkan, Kabupaten Kobar diharapkan mampu menyelenggarakan PORPROV XIII secara optimal, baik dari sisi teknis pertandingan, fasilitas maupun pelayanan kepada seluruh kontingen.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi olahraga, penyelenggaraan ini juga diharapkan menjadi peluang untuk menggerakkan perekonomian daerah, khususnya sektor perhotelan, transportasi, kuliner, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (NURITA/H)









