BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di dalam Kota Kuala Kapuas, Selasa siang, 3 November 2026. Kali ini api membakar lahan di Jalan Sulawesi Gang 4 dan nyaris merembet ke bangunan barak atau rumah kos milik warga.

Jarak kobaran api dengan bangunan dilaporkan hanya sekitar dua meter. Kondisi ini membuat warga khawatir karena api berpotensi menjalar ke tempat tinggal, terutama jika tidak segera dikendalikan.

Informasi kebakaran disampaikan relawan sekitar pukul 11.36 WIB. Diketahui warga meminta bantuan karena api sudah mendekati bangunan kos.

"Minta tolong, api sudah sangat mendekati kos-kosan, Bang," demikian laporan warga yang diterima.

Laporan tersebut langsung mendapat perhatian tim gabungan yang bersiaga di Posko Induk Karhutla.

Sekitar pukul 11.43 WIB, tim gabungan mulai bersiap menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Informasi keberangkatan tersebut juga disampaikan melalui jaringan komunikasi relawan.

"Tim Posko Gabungan Induk persiapan meluncur," demikian laporan lanjutan.

Petugas dan relawan kemudian melakukan penanganan di lokasi. Upaya pemadaman diperlukan agar kobaran api tidak semakin meluas dan menjangkau bangunan yang berada sangat dekat dengan titik kebakaran.

Belum diketahui luas lahan yang terbakar maupun penyebab munculnya api. Informasi mengenai ada atau tidaknya bangunan yang terdampak juga masih menunggu perkembangan penanganan di lapangan.

Kebakaran ini kembali menunjukkan ancaman karhutla di kawasan permukiman Kuala Kapuas. Selain menghanguskan lahan, api yang muncul di tengah kota juga berisiko langsung mengancam tempat tinggal warga. (SABRIANOOR/R)