BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kabupaten Seruyan berhasil menempati peringkat keempat di Provinsi Kalimantan Tengah dalam pengembangan sekolah berwawasan lingkungan melalui Program Adiwiyata.
Capaian ini mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, yang berharap prestasi tersebut terus meningkat dan menjadi motivasi bagi sekolah lainnya.
Hingga akhir 2025, tercatat sebanyak 40 sekolah di Kabupaten Seruyan telah menyandang sekolah Adiwiyata dengan berbagai tingkatan, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional hingga Adiwiyata Mandiri.
Wakil Bupati H. Supian menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil komitmen dan kerja sama berbagai pihak dalam membangun budaya peduli lingkungan di dunia pendidikan.
Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda agar tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga kepedulian dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
Ia berharap capaian Kabupaten Seruyan tersebut tidak hanya dipertahankan, tetapi juga terus ditingkatkan melalui perluasan penerapan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS).
Program Adiwiyata diharapkan tidak sekadar menjadi upaya meraih penghargaan, tetapi mampu membentuk kebiasaan positif bagi seluruh warga sekolah, seperti menjaga kebersihan, mengurangi sampah plastik, melakukan penghijauan, serta menghemat penggunaan air dan energi.
Selain melalui Program Adiwiyata, Pemerintah Kabupaten Seruyan juga memperkuat pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka Saka Kalpataru.
Kedua program tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan sejak dini sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam upaya pelestarian alam.
Wakil Bupati berharap budaya peduli lingkungan yang dibangun di sekolah dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. (FAHRUL/H)









