BORNEONEWS, Palangka Raya – Bantuan perlindungan kesehatan anak-anak dari ancaman kabut asap yang diinisiasi Anies Baswedan melalui Humanies Project mendapat sambutan positif dari Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya.

Program bertajuk “Sekolah Aman Asap” tersebut dilaksanakan di SDN 8 Panarung, Kota Palangka Raya, yang berada di bawah naungan Disdik Kota Palangka Raya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, mengatakan pihaknya telah dihubungi terkait program tersebut sejak awal Oktober 2026.

Ia mengaku, menyambut baik bantuan yang diberikan untuk mendukung keselamatan dan kesehatan peserta didik selama kondisi kabut asap.

Jayani menyebut bantuan tersebut sangat membantu, terutama bagi guru dan sekolah ketika pembelajaran jarak jauh (PJJ) berlangsung akibat kondisi karhutla.

“Sejak awal Oktober kami sudah dihubungkan terkait program ini. Kami senang sekali, terutama para guru. Saat PJJ berlangsung, pelaksanaannya tidak ada masalah dan bantuan ini sangat membantu,” ujarnya, Selasa, 3 November 2026.

Jayani mengaku telah bertemu dengan kepala sekolah untuk mengetahui pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, bantuan itu memberikan dukungan bagi sekolah, baik ketika PJJ maupun saat pembelajaran tatap muka (PTM) kembali dilaksanakan.

Ia juga menyampaikan bahwa Disdik terbuka apabila program serupa ingin diperluas atau ditambah untuk membantu sekolah-sekolah lainnya.

“Kalau memang mau ditambah, kami siap dan senang sekali. Kami tidak memiliki persyaratan tertentu. Kami menerima dengan ikhlas, karena ini murni membantu dan memecahkan masalah,” katanya.

Jayani berharap, kolaborasi berbagai pihak dalam perlindungan kesehatan peserta didik dapat terus berlanjut, terutama ketika Palangka Raya menghadapi ancaman kabut asap akibat karhutla. (MARINI/y)