BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya telah menyiapkan sejumlah pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah untuk mengisi jabatan yang kosong akibat kepala sekolah memasuki masa purna tugas tahun ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, mengatakan calon Plt akan dipilih dari lingkungan sekolah masing-masing, dengan mempertimbangkan senioritas, pengalaman, serta kemampuan menjalankan tugas.
Menurutnya, penunjukan dari internal sekolah diharapkan dapat menjaga keberlangsungan kegiatan pendidikan dan administrasi sekolah selama belum ada kepala sekolah definitif.
“Untuk kepala sekolah yang purna tugas tahun ini, kami sudah menyiapkan Plt dari lingkungan sekolah yang bersangkutan. Misalnya, yang lebih senior, familiar dengan lingkungan sekolah, dan dianggap mampu,” kata Jayani, Selasa, 3 November 2026.
Ia menjelaskan, pengangkatan kepala sekolah definitif membutuhkan proses yang cukup panjang. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi adalah memiliki sertifikat Calon Kepala Sekolah (CAKEP) sesuai ketentuan kementerian pendidikan yang diterbitkan setelah seorang guru dinyatakan lulus dari Pendidikan dan Pelatihan (Diklat).
Jayani menyebut, meskipun seseorang berasal dari program Guru Penggerak, proses pengangkatan tetap harus mengikuti persyaratan dan mekanisme yang berlaku.
"Karena proses pengangkatan definitif membutuhkan waktu, penunjukan Plt menjadi solusi sementara agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di sekolah," tambahnya.
Disdik Palangka Raya berharap para Plt yang ditunjuk mampu menjaga stabilitas sekolah, meningkatkan koordinasi, serta memastikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik tetap berjalan optimal. (MARINI/y)









