BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Pauzi, melaksanakan kegiatan penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada warga di Jalan Manyar VIII, Kelurahan Bukit Tinggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran di lingkungan sekitarnya.
Heri Pauzi menjelaskan bahwa pencegahan menjadi langkah paling efektif dan efisien dalam menekan angka kejadian kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut berperan aktif menjaga lingkungan tempat tinggal dari ancaman api.
"Pencegahan jauh lebih baik daripada pemadaman. Jika kita semua waspada dan tidak membakar lahan secara sembarangan, risiko kebakaran dapat kita tekan seminimal mungkin," ujar Heri Pauzi, Rabu, 4 November 2026.
Selain pencegahan, Heri juga menyampaikan langkah-langkah kesiapsiagaan yang harus diketahui masyarakat saat musim kemarau atau cuaca panas.
Mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, hingga menghindari pembakaran sampah di area yang berdekatan dengan lahan kering dan vegetasi kering.
Warga juga diberikan pemahaman mengenai tata cara pelaporan yang benar apabila melihat adanya asap atau titik api di sekitar lingkungan tempat tinggal.
Kecepatan informasi yang masuk ke petugas sangat menentukan keberhasilan pemadaman sebelum api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
Kegiatan ini juga menjadi sarana dialog antara warga dan pihak BPBD. Warga dapat menyampaikan kendala maupun pertanyaan yang berkaitan dengan penanganan kebakaran di lingkungannya.
Interaksi yang terjalin diharapkan memperkuat kebersamaan dan kepedulian antarwarga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Heri Pauzi menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan penanganan Karhutla.
Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar upaya pencegahan dan penanggulangan bencana dapat berjalan secara optimal di lapangan.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat di Kelurahan Bukit Tinggal semakin memahami bahaya kebakaran lahan dan mampu mengambil langkah-langkah pencegahan mandiri.
"Kesadaran yang tumbuh dari setiap keluarga akan menjadi benteng terkuat dalam melindungi Kota Palangka Raya dari ancaman Karhutla di masa mendatang," pungkasnya. (PATHUR/H)









